Peristiwa /  -

18 Kasus Kebakaran, Lampu Merah Buat Warga Kota Madiun

Agustus 4th, 2018 | Posted in Peristiwa | |
2018-09-20 11:14

Reporter : Salem

 

MADIUN, – Musibah kebakaran yang terjadi di Kota Madiun, mendapatkan tanggapan serius dari Wali kota Madiun, Sugeng Rismiyanto. Pasalnya dalam kurun waktu beberapa bulan hingga Juli 2018, tercatat 18 kejadian musibah kebakaran di Kota Madiun, yang berdampak kerugian bagi korban maupun masyarakat.

Menurut Wali kota Madiun, angka 18 kejadian musibah kebakaran dalam kurun waktu satu bulan, merupakan lampu merah bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan keweaspadaan dan tidak melakukan kegiatan kegiatan yang menyebabkan kebakaran.

 

Kebakaran di jalan Tilam Upih, Josenan, Taman, Madiun. (foto dok Jurnal/Salem)

 

“Misalnya membakar jerami sawah, membuang putung rokok ditempat yang salah merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran,” Kata Sugeng Rismiyanto, usai membuka acara Forum Kehumasan Dan Kominfo, di Komplek Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (2/8/2018).

 

Wali Kota Madiun, juga memerintahkan dinas dinas terkait dan petugas DAMKAR dari Satpol PP Kota Madiun, untuk secara intens memantau perkembangan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan, pananggulangan dan ancaman bahaya kebakaran.

 

Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto

 

“Karena Kota Madiun berpotensi tinggi terjadi kebakaran pada musim saat ini. Dan kebakaran merupakan ancaman serius yang perlu segera ada tindakan dari dinas terkait,” Terangnya.

 

Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono, mengatakan 18 kasus kebakaran tersebut didominasi oleh pembakaran lahan yang dipicu pembakaran sampah, hubungan arus pendek listrik dan kebocoran tabung elpiji termasuk membuang putung rokok yang tidak pada tempatnya.

“Diminta masyarakat untuk tidak membakar sampah, jerami sawah di tempat sembarangan. Terlebih yang berdekatan dengan permukiman padat penduduk,” Ujar Kasat Pol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo.

 

Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono

 

Sementara mengantisipasi kasus kebakaran yang rawan terjadi saat musim kemarau, pihaknya telah melakukan berbagai upaya persiapan menyiagakan delapan unit mobil pemadam kebakaran dan secara intensif melakukan sosialisasi kepada warga Kota Madiun melalui berbagai kegiatan pertemuan masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

 

“Petugas PMK yang saat ini berada di bawah naungan Satpol PP juga terus berlatih untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam penanganan kebakaran,” Punkasnya.(lem)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.