Home / Madiun

Jumat, 23 Oktober 2020 - 07:07 WIB

40 Warga Madiun Ikuti Pembinaan dan Pelatihan Sablon*

Reporter : Salem

Madiun, beritajurnal.com – Sebanyak 40 warga dari beberapa desa di Kabupaten Madiun mengikuti kegiatan pelatihan ketrampilan sablon kaos sebagai program kerja Dinas Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, Kamis (22/10/2020) di Pilangkenceng.

Kepala Dinas Perdagkop dan UM, Indra Setiawan, menjelaskan, Kabupaten Madiun memiliki banyak potensi usaha yang sangat baik diberbagai sektor yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan di masa pandemi Covid – 19 yang berdampak keterpurukan ekonomi secara global.

“Banyak sekali potensi usaha yang dapat dikembangkan dan diolah menjadi sumber pendapatan salah satunya kerajinan percetakan dan sablon,” ungkap Kepala Dinas Perdagkop dan UM saat membuka acara Pembinaan Ketrampilan Sablon di Pilangkenceng, Kamis (22/10/2020).

Kepala Dinas Perdagkop dan UM, Indra Setiawan saat membuka acara Pembinaan Ketrampilan Sablon di Pilangkenceng

Indra Setiawan, mengungkapkan, perlu skil dan kemampuan yang memadai untuk membuat suatu usaha agar mampu berkembang dan menghasilkan produk yang berkualitas, menarik serta memiliki daya jual dan mampu bersaing dengan produk daerah lain maupun manca negara.

“Bukan hanya sebagai modal awal tetapi dengan mengikuti pelatihan akan diajarkan bagaimana mengelola suatu bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap setiap informasi didalam maupun lluar negeri,” Ungkapnya.

Dia mengakui, beberapa produk usaha mikro dari kabupaten Madiun telah berhasil merambah hingga pasar internasional misalnya wayang ukir kayu jati ke Belanda dan Australia, kopi Kare ke Amerika, Gembol Jati ke Jepang dan Korea dan Eccoprint ke benua Afrika.

Sementara Kasi Fasilitasi UM Dinas Perdakop dan UM Kabupaten Madiun, Maksum mengatakan, Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Sablon dilaksanakan dua tahap di wilayah kabupaten Madiun Selatan dan Utara dan diikuti 40 peserta.

“Tanggal 19 – 21 di Kecamatan Wungu dan tanggal 22 – 24 di wilayah Kecamatan Pilangkenceng dengan rata rata 70% peserta sudah memiliki embrio pelatihan sablon,” Kata Maksum.

Kasi Fasilitasi UM Dinas Perdakop dan UM Kabupaten Madiun, Maksum

Tujuan pelaksanaan pelatihan sablon untuk meningkatkan kualitas produksi sablon agar bisa bersaing dengan produksi sablon dari daerah lain. “Dan Alhamdulillah di kabupaten Madiun sudah memiliki pengusaha sablon yang hasil produksinya di ekspor hingga ke luar negeri,” Terangnya.

Nara sumber dari Mojorayung Screen Printing, Anggi Bagus Julasdika, mengakui bekerja di dunia percetakan dan sablon dituntut memiliki dedikasi yang sangat tinggi, kreatif dan ulet. Pasalnya, untuk menghasilkan produk yang berkualitas harus bener benar teliti dar obyek dan pewarnaan.

“Untuk hari pertama kita akan demo materi sebagai dasar mencetak sablon, hari ke dua praktek afdruk film dan hari ke tiga kita akan praktek cetak sablon,” Pungkasnya.(lem/ad)

Share :

Baca Juga

Madiun

Diduga Sopir Ngantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pagar, 3 Penumpang Luka

Madiun

Peluang Bisnis dengan Pelatihan Batik Madiun

Madiun

Misi Sosial Korem 081/DCJ Madiun Tanggulangi Bencana Kekeringan

Madiun

Tukang Tambal Ban Gasak Rumah Kos Milik Mertuanya Sendiri

Madiun

Cegah Kasus Pandemi Covid – 19 Korem 081/DSJ Kerahkan 2.488 Personil TNI

Madiun

Aniaya Murid, 5 Pelatih Pencak Silat jadi Tersangka

Madiun

Murid Pertama dan Warga Sepuh Hadiri “Haul Guru Besar IKS PI Kera Sakti” Raden Totong Kiemdarto

Madiun

Anggota ‘KPK’ Ditangkap di Madiun