Madiun /  -

Aniaya Murid, 5 Pelatih Pencak Silat jadi Tersangka

Juni 16th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-08-19 03:44

MADIUN, (JURNAL) – Penyidik Polres Madiun menetapkan lima pelatih salah satu perguruan pencak silat ternama di Kabupaten Madiun dalam kasus tewasnya Eka Kurniawan (16), warga Kabupaten Ponorogo.

Murid pencak silat itu tewas setelah menjalani hukuman lima pelatihnya di tempat latihan di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Sabtu (10/6/2017).

“Kelima pelatih yakni VR, AL, FR, JM dan RK kami tetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan penganiayaan terhadap Eka Kurniawan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono, Kamis (15/6/2017).

Hanif menuturkan, Eka dianiaya kelima pelatihnya lantaran melakukan kesalahan saat latihan pencak silat. Korban mengalami luka dalam akibat pukulan benda tumpul.

Baca juga :Polisi Periksa 9 Saksi Pasca Insiden Mejayan

Sesaat setelah korban pulang, lanjut Hanif, orangtua korban mendapati Eka sering pingsan. Khawatir dengan kondisi Eka, orangtuanya membawa ke rumah sakit. Namun saat dibawa ke rumah sakit korban sudah meninggal dunia.

Hanif menambahkan, kelima tersangka warga Dolopo itu tidak ditahan meski statusnya sudah tersangka. Pasalanya kelima tersangka masih berstatus di bawah umur. Kendati demikian kelimanya tetap dikenakan wajib lapor. (kmp)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.