Home / Madiun

Rabu, 3 Januari 2018 - 17:57 WIB

Anti Proverty Program Sasar Kelompok Masyarakat Hampir Miskin

Madiun,(beritajurnal.com)  Penanganan penduduk miskin dan peningkatan pendapatan masyarakat menjadi prioritas program pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk menunjang kegiatan tersebut, pemerintah Provinsi Jawa Timur, terus melakukan berbagai kegiatan dan pelaksanaan program yang diturunkan ke daerah kab/kota se jawa timur, melalui kegiatan Anti Proverty Program (APP) atau program anti kemiskinan tahun 2017.

        

Pengelolaan Anti Property Program (APP) Jawa Timur Tahun 2017, yang dikoordinasikan oleh tim pembina Provinsi yang diketahui oleh Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, menyalurkan bantuan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan dan industri yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kepala Bidang Ekonomi dan SDA, Dedi Suryadi, S.Hut, M.Si, mengatakan, kegiatan APP di Kabupaten Madiun, dialokasikan ke sasaran kelompok dibeberapa wilayah kecamatan yang sudah terdaftar dalam Pemutakhiran Basic Data Terpadu (PBDT) tahun 2015 yang terbagi dalam daftar kelompok penerima APP masyarakat hampir miskin meliputi empat bidang diantaranya, Bidang Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Bidang Industri.

“Untuk program APP tahun 2017 sudah kita salurkan kepada kelompok kelompok penerima bantuan yang tersebar dibeberapa wilayah kecamatan di kabupaten  Madiun,” Kata Dedi Suryadi, S.Hut, M.Si.

Menurutnya, dengan program bantuan Anti Proverty Program (APP) yang telah disalurkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan pendapatan kelompok masyarakat hampir miskin sesuai bidang dan kebutuhan masyarakat diwilayah kabupaten Madiun dan meningkatkan peran serta masyarakat secara aktif dalam pengambilan keputusan pembangunan secara transparan, demokratis dan bertanggung jawab.

“Dengan sistem mengembangkan kelompok masyarakat miskin yang berpotensi melalui usaha produktif yang berbasis cluster melalui kemitraan usaha untuk pemasaran hasil produknya mendorong terciptanya wirausaha baru di lokasi APP,” Ungkap Dedi Suryadi.

Sementara kelompok masyarakat penerima APP bidang pertanian yaitu, Desa Darmorejo dan Desa Wonorejo Kecamatan Mejayan bantuan APP yang diberikan berupa ALSINTAN (Alat Mesin Pertanian) yaitu Hand Tracktor, Cultivator dan Sumur Pompa dan sudah disosialisasi kegiatan APP di desa wonorejo kecamatan Mejayan. Bidang Perkebunan di Desa Batok Kecamatan Gemarang bantuan APP yang diberikan berupa Ruang Pengering Kakao.

“Sedangkan bidang Perikanan di Desa Purworejo, Kecamatan Geger bantuan APP berupa Kolam dan Pakan Ternak. Bidang Industri desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang,” Pungkas Dedi Suryadi, S.Hut, M.Si.(lem/ADV).

Share :

Baca Juga

Madiun

Super Lantas Safety Riding Kapolres Cup Kampanye Tertib Lalu Lintas Di HUT Lantas Ke – 62 Polres Madiun

Madiun

Operasi Patuh Semeru 2018, Polisi Tindak Tegas Kendaraan Pengangkut Miras

Madiun

Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Pasca Kerusuhan 22 Mei Dan Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun

Madiun

9.024 Siswa Setingkat SMP Ikuti UNBK

Madiun

Pos Kamling RT. 017 RW. 06 Kelurahan Sukosari Maju Ke – 9 Besar Lomba Siskamling Pemkot Madiun 2019

Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Depan Teras Dalam Kardus

Madiun

Mudik, Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Siang Hari

Madiun

Cegah Banjir Di Kebondalem Desa Glonggong Bangun Drainase