Namun, dari informasi yang diterima Command center 112 milik Pemkot Surabaya, warga melaporkan bahwa ruang inap itu ambruk.

“Namun warga ini menolak memberi identitas saat dihubungi,” kata Ireke, petugas Command Center 112 seperti dilansir surya.co.id.

Bagian Medsos Command Center ini men-share bahwa petugas Command center mendetailkan laporan warga itu namun belum diperoleh keterangan detail.

Dalam laporan Command center itu juga disebutkan bahwa petugas Linmas yang saat ini bertugas diminta mengecek kondisi yang sebenarnya atas laporan tersebut.

Namun, sudah diperoleh keterangan bahwa yang ambruk adalah Ruang Inap Paru-Paru RSAL Dr Ramelan. Berapa Korban dan bagaimana kondisinya saat ini, petugas masih mengecek.

Namun sebagaimana foto yang juga dishare di Command center, tampak pasien terjebak di antara material ruang inap yang runtuh.

Bagian Layanan Medik RSAL, dr Nasrudin, saat dikonfirmasi masih belum mendapat laporan ambruknya ruang inap.

“Masih belum buka HP karena saya nyetir. Ini perjalanan dari Ponorogo ke Surabaya,” kata Nasrudin. (sumber : surya.co.id)