Home / Madiun

Kamis, 7 Maret 2019 - 05:13 WIB

Banjir Madiun Putuskan Akses ke Ngawi

 

MADIUN, – Banjir di Madiun juga berdampak pada putusnya jalan, salah satunya jalan utama penghubung Madiun ke Ngawi dan sebaliknya.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono menyebut, akses yang terputus itu berada di Jalan Raya Krapyak atau jalur Caruban, Madiun-Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun sejak Rabu (6/3/2019) dinihari.

Untuk itu, lanjut Ruruh, arus lalu lintas kendaraan yang hendak melintas Jalan Krapyak (Madiun-Ngawi) dialihkan ke jalan tol.”Petugas kami sudah berada di lapangan untuk mengarahkan kendaraan lewat tol,” jelasnya.

Menurutnya, pentupan Jalan Raya Krapyak sudah dilakukan sejak Rabu (6/4/2019) dini hari karena debit air terus naik sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 Wib.

Sementara itu, salah satu sopir, Hendra Dwi mengaku sudah terjebak sejak pukul 00.00 Wib. Dirinya yang hendak menuju ke Klaten, Jawa Tengah dari Surabaya itu terpaksa berhenti saat itu.

Diketahui, banjir di Madiun merendam 8 kecamatan yaitu Pilangkenceng, Balerejo, Saradan, Mejayan, Wungu, Wonoasri, Sawahan dan Madiun. Ketinggian air mulai dari 1 hingga 3 meter. (jtn)

Berita ini telah dibaca 147 kali

Share :

Baca Juga

Kasus Raja Pati di Madiun, Istri Korban Menghilang
Kades Pucangrejo, Sawahan Akhirnya Ditangkap Polisi
Babak Pertama Pertahanan Polres Madiun Jebol
Penghargaan KLA Tahun 2019 Kado Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 451
Taman Selfie Destinasi Wisata Alam Desa Kebonagung
Bawa Kabur Kendaraan, Wage Diringkus Polisi
Kabupaten Madiun Revitalisasi Pasar Mlilir
Pelatihan Ketrampilan dan Alokasi Dana Kelurahan Kuncen