Madiun /  -

Beri Like di FB, Panwas Panggil dua akun FB Berstatus PNS ?

Februari 20th, 2018 | Posted in Madiun | |
2018-09-20 11:26

MADIUN,- Hati-hati saat memasuki tahun politik. Terutama bagi mereka yang suka chating di media sosial. Apalagi bagi mereka yang statusnya harus netral. Seperti dilakukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten Madiun memanggil dua orang pemilik akun facebook. Pemanggilan kedua pemilik akun tersebut terkait dukungan pemberian like pada salah satu paslon. Mereka dipanggil karena keduanya diduga adalah PNS.

 

Deklarasi tolak politik uang pilkada kota Madiun. (foto istimewa)

 

“Ditemukan indikasi dugaan PNS dan BUMD memberikan dukungan atau like di facebook untuk salah satu paslon. Siapa mereka? Jangan dulu kami masih akan mintai keterangan mereka,” jelas ketua Panwaslu Kabupaten Madiun Agus kepada wartawan usai acara deklarasi tolak dan lawan politik uang, Selasa (20/2/2018).

Atas dugaan pelanggaran tersebut, kata Agus seperti dilansir dari detik.com, Panwas merekomendasi untuk pemberian sanksi kode etik jika terbukti terhadap keduanya. Dalam memantau PNS, panwaslu telah melibatkan tim cyber yang dimiliki Polres Madiun.

Acara deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA untuk Pilkada 2018 bertempat di Rumah Makan Sederhana Caruban. Acara dihadiri ketiga paslon yakni nomor urut 1 H Ahmad Dawami Ragil Saputra-Hari Wuryanto dengan slogan berkah.

Paslon nomor urut 2 Rio Wing Dinaryhadi-H Sukiman dengan slogas Mas Rio serta paslon nomor urut 3 Djoko Setiono-Suprapto dengan slogan Djosto. Ketiga paslon memberikan tanda tangan kesepakatan untuk tidak terlibat politik uang serta SARA dalam pilkada 2018. (dtk)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.