Home / Madiun

Selasa, 20 Februari 2018 - 16:08 WIB

Beri Like di FB, Panwas Panggil dua akun FB Berstatus PNS ?

MADIUN,- Hati-hati saat memasuki tahun politik. Terutama bagi mereka yang suka chating di media sosial. Apalagi bagi mereka yang statusnya harus netral. Seperti dilakukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten Madiun memanggil dua orang pemilik akun facebook. Pemanggilan kedua pemilik akun tersebut terkait dukungan pemberian like pada salah satu paslon. Mereka dipanggil karena keduanya diduga adalah PNS.

 

Deklarasi tolak politik uang pilkada kota Madiun. (foto istimewa)

 

“Ditemukan indikasi dugaan PNS dan BUMD memberikan dukungan atau like di facebook untuk salah satu paslon. Siapa mereka? Jangan dulu kami masih akan mintai keterangan mereka,” jelas ketua Panwaslu Kabupaten Madiun Agus kepada wartawan usai acara deklarasi tolak dan lawan politik uang, Selasa (20/2/2018).

Atas dugaan pelanggaran tersebut, kata Agus seperti dilansir dari detik.com, Panwas merekomendasi untuk pemberian sanksi kode etik jika terbukti terhadap keduanya. Dalam memantau PNS, panwaslu telah melibatkan tim cyber yang dimiliki Polres Madiun.

Acara deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA untuk Pilkada 2018 bertempat di Rumah Makan Sederhana Caruban. Acara dihadiri ketiga paslon yakni nomor urut 1 H Ahmad Dawami Ragil Saputra-Hari Wuryanto dengan slogan berkah.

Paslon nomor urut 2 Rio Wing Dinaryhadi-H Sukiman dengan slogas Mas Rio serta paslon nomor urut 3 Djoko Setiono-Suprapto dengan slogan Djosto. Ketiga paslon memberikan tanda tangan kesepakatan untuk tidak terlibat politik uang serta SARA dalam pilkada 2018. (dtk)

Berita ini telah dibaca 56 kali

Share :

Baca Juga

Langkah Dinas Ketahanan Pangan Stabilkan Harga Pangan
Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Pasca Kerusuhan 22 Mei Dan Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun
Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Acara Bersih Desa Klumutan
H + 3 Lebaran, Stasiun Madiun Dipadati Arus Balik
Bangun Pasar Desa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga Kenongorejo
Ramadhan, Ribuan Liter Miras Dimusnahkan
Perhatian Khusus Siswa Disabilitas di Kabupaten Madiun
Diduga Sopir Ngantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pagar, 3 Penumpang Luka