Home / Pacitan

Kamis, 24 Januari 2019 - 13:55 WIB

Damhudi Bantah DPT Ganda di Pacitan


Reporter : Danur

 

PACITAN,- KPU Daerah Pacitan melaksanakan Analisa hasil pengelolahan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu pada Kamis (24/01)  di Gedung KPU jalan Veteran No 66 Pacitan.

Adapun yang hadir adalah para jurnalis perwakilan dari para awak media yang sudah melalui tahapan seleksi KPU. Dalam sesi analisis hasil pengolahan dan evaluasi Komisioner KPU dihujani berbagai pertanyaan dari para peserta. Yang menjadi perbincangan hangat adalah adanya data pemilih tetap DPT ganda.

 

 

Ketua komisioner KPU Pacitan Damhudi menjelaskan bahwa isu tersebut bukan yang pertama kalinya. Bahkan pernah muncul isu di Pacitan ada data ganda 300 ribu lebih kemudian muncul lagi isu 25 data ganda.

” Isu isu tersebut terus berubah ubah ,setelah di telusuri dan di chek fakta di lapangan isu tersebut salah besar,” bantahnya. Diakui, memang benar ada dua data ganda ditemukan, Namun itupun karena yang bersangkutan pindah nikah dan belum ada perubahan di dukcapil, Nama tersebut ada di dua tempat yang berbeda, Namun saat ini sudah clear tidak menjadi data ganda lagi.

Dalam penempatan data pemilih,  lanjut dia, KPU talah melalukan berbagai tahapan yang panjang. Jadi tidak serta merta langsung jadi DPT. Dari tingkat pertama DP4,DPS ,DPT, Bahkan sampai DPT HP 2. Bahkan setelah DPT HP 2 ditetapkan pun masih ada kemungkinan perubahan walaupun tidak banyak seperti terjadi meningal dunia, pensiun dan lainnya.. “Kami akan terus aktif untuk memantau ini,”  ungkap Damhudi.

Berita ini telah dibaca 230 kali

Share :

Baca Juga

Bola Voli Putra Pacitan Porprov Jatim 2019 ukir sejarah
KLB Hepatitis A di Pacitan. Khofifah : Akan Kita Bantu Air Bersih dan Bangun MCK
Hiburan Ditengah Musibah di Pacitan Akhirnya Dibatalkan
Penderita Hepatitis A di Pacitan Capai 701 Orang
12 Jabatan Kades di Kecamatan Ngadirojo Diisi Pejabat Sementara
251 Penerima Dana Non Tunai Absen Saat Pembagian
Waspadai Perubahan Suhu Dingin Saat ini
Banyak Jabatan Pemkab Pacitan Kosong, Akademisi : Bupati Harus Tegas