Home / Pacitan

Minggu, 31 Maret 2019 - 10:30 WIB

Debat Capres Bawa Aura Sejuk di Pacitan

 

PACITAN,- Pada debat keempat yang diadakan di Hotel Shangri-La, Sabtu (30/3/2019) ini, Jokowi dan Prabowo beradu argumen dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

Menurut Sartono Hutomo Putra asal Pacitan pengusaha wisata di Bali yang sudah 15 Tahun berkiprah ke dunia politik ini mengatakan bahwa antara politik,
bisnis dan persahabtan tak harus di pisahkan, seharusnya biarkanlah mereka bersanding rukun damai dalam rajutan persahabatan.

” Pilpres kan hanya lima tahunan nahkoda kapal akan silih berganti namun NKRI harga mati dan final ,semoga pemilu kali ini berjalan dengan lancar sukses, aman , kalau ada perbedaan suara itu hal biasa namun jangan sampai kerukunan dan keutuhan sebagai bangsa retak , kita tetep guyub rukun saklawase, intinya pilpres utama namun kerukunan dan persaudaraan juga lebih utama,” ungkap Sartono

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam tayangan televisi nasinaol tersebut saling menyanjung saat diberikan kesempatan untuk memberikan pernyataan penutup atau closing statement.

Jokowi yang lebih dahulu menyampaikan pernyataan penutup. Ia percaya, persahabatan dengan Prabowo tidak akan pernah putus.

“Rakyat Indonesia yang saya cintai, saya dan KH Ma’ruf Amin malam hari ini ingin menyampaikan melalui debat mungkin kita banyak perbedaan pendapat,” kata Jokowi.

“Namun jangan lupa, yang penting bukan debat, melainkan masa depan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Juga tentang melayani dan menyayangi rakyat, mencari solusi bagi masalah negara ini,” lanjutnya.

“Saya senang naik sepeda, ketika naik sepeda rantainya bisa putus, tapi percayalah rantai persahabatan kita tidak putus. Juga tali persahabatan dengan Pak Ma’ruf Amin, Pak Sandiaga [Sandiaga Salahudin Uno] tidak akan putus. Terima kasih.”

Menanggapi pernyataan penutup Jokowi, Prabowo juga menyanjung sang petahana. Ia bahkan menyebut Presiden kelima RI, yakni Megawati Soekarnoputri.

“Karena ini debat, audience kalau lihat kita terlalu bersahabat, jadi bagaimana. Kita berbeda tentang kenegaraan. Demokrasi begini.Saya setengah Banyumas dan setengah Minahasa. Percayalah, saya hormat dengan Bapak. Tapi hati-hatilah dengan yang ABS [asal bapak senang] itu. Saya sudah lama kenal Pak Harto [Soeharto], Pak Habibie [BJ Habibie]. Yakinlah saya tetap bersahabat dengan Bu Mega [Megawati Soekarnoputri],
Maaf kalau saya terkadang keras,Kita berjuang bersama-sama untuk rakyat, biar rakyat yang menentukan.” kata Prabowo.

Seti (60) Pedagang nasi Jln letjen Suprapto Pacitan mengatakan bahwa setiap tahapan debat calon presiden dan wakilnya selalu mengikuti,namun menurut Seti tadi malam debat nya sangat menyejukan keduanya visioner dan membawa kedamaian.

” Menurut saya sudah cukup baik debat tadi malam ,yang sangat indah adalah penutupnya dan menurut saya itu lah Indonesia raya,harapan kami aura sejuk dan damai bisa menjalar keseluruh Nusantara, terutama di Pacitan semakin damai dan menjadi contoh daerah yang lain , pasca debat media diharapkan tetap cover both side ,Ya paling engak netral netral dikit lah hhhhh” ungkap nya sambil tersemyum. (dnr)

 

Berita ini telah dibaca 53 kali

Share :

Baca Juga

Sistem Sainte Laguë PERTARUHKAN PEMILU 2019
Quick Count dan Pendidikan Hukum Pemilu
Sehari Jelang Coblosan, Gubernur Khofifah Kunjungi Pacitan
Memasuki Hari Tenang, APK di Pacitan masih Bertebaran
Kampanye Partai Demokrat, Berkah Bagi PKL
Pengusaha Muda Pacitan andalan EO se Mataraman
Pacitan Sedang Merintis Masjid Ramah Anak
Perlu Investasi Guna Mendorong Perekonomian di Pacitan