Madiun /  -

Deteksi Kerawanan Pangan Kabupaten Madiun Lakukan Survey PPH 2017

September 26th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-11-19 17:28

Madiun,(JURNAL) – Guna mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang merupakan salah satu faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa Indonesia di percaturan global dan era pasar bebas. Penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan di bidang pangan dan gizi adalah salah satu unsur penting dan strategi meningkatkan SDM yang berkualitas dan masyarakat sehat.

“Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang dan akurasi data di bidang pangan dan gizi serta situasi ketersediaan, distribusi, konsumsi,”kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Madiun, Drh. Lilin Sarifah Aniesah.

Lebih lanjut Lilin Sarifah, menerangkan, pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam pelaksanaan dan penyaluran program membutuhkan informasi yang akurat untuk mendeteksi dini tingkat kerawanan pangan disuatu  wilayah. “Informasi yang tepat dan didukung dengan data yang akurat akan memberikan hasil analisis yang obyektif untuk memahami situasi dan permasalahan system pangan diwilayah maka Dinas Ketahanan Pangan akan melaksanakan Survey PPH tahun 2017,”terangnya.

baca juga :Kabupaten Madiun Menuju Sentra Industri Batik

Sementara Fungsional Analisis Ketahanan Pangan, Hendrik Baskoro, menjelaskan, survey PPH adalah metode sensus yang paling akurat untuk pengumpulan data dari sudut keterbatasan sumber daya. Dengan teknik Survey petugas akan lebih mudah melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisis data pola konsumsi pangan yang systematis berkisanambungan dan akurat.

“Oleh karenanya diharapkan, kegiatan PPH kali ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga mampu menjadi instrument, dalam menilai ketersediaan dan konsumsi pangan, berupa jumlah dan komposisi pangan menurut jenis pangan serta basis untuk perhitungan skor PPH, yang digunakan sebagai indikator mutu gizi pangan dan keragaman konsumsi pangan baik pada tingkat ketersediaan maupun tingkat konsumsi,”terang Baskoro.

Baskoro menjelaskan, tujuan pelaksanaan survey PPH tersebut untuk mengidentifikasi karakteristik demografi, ekonomi dan Agreologi wilayah yang akan dilakukan oleh petugas survey PPH dengan melakukan pengumpulan data karakteristik, Demografi, Ekonomi dan pola konsumsi di masyarakat, serta menganalisis pola konsumsi, proyeksi kebutuhan dan target penyediaan pangan diwilayah kabupaten Madiun.

“Hasil survey PPH nantinya akan di input dalam aplikasi khusus PPH, dan hasilnya akan terlihat pencapaian Pola Pangan Harapan  serta tingkat konsumsi di daerah dan menjadi rujukan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, strategi pengambilan keputusan terkait perencanaan konsumsi, kebutuhan gizi dan penyediaan pangan,”jelasnya.

Seperti yang dilaksanakan, menindak lanjuti, program peningkatan produktivitas sumber daya manusia dan penyediaan kebutuhan pangan dan gizi, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun melaksanakan Survey PPH tahun 2017, di 9 kecamatan dan 27 desa. Survey PPH yang melibatkan 27 PPL meliputi 3 wilayah, Pertanian, Perikanan dan Perkotaan akan dilaksanakan selama satu bulan.(Liem/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.