Home / Madiun

Kamis, 11 April 2019 - 15:03 WIB

Diduga Sopir Ngantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pagar, 3 Penumpang Luka

 

MADIUN, – Lagi. Bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 7079 UZ jurusan Solo-Surabaya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Solo-Jiwan No. 30, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (11/4/2019) dini hari. Bus berpenumpang 25 orang itu menabrak median jalan hingga menabrak pagar makam umum Jiwan.

Seorang kernet bus Sugeng Rahayu tersebut, Supardi, 30, mengatakan kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, sopir bus jurusan Solo-Surabaya tersebut berpenumpang 25 orang.

Supardi menuturkan saat itu kondisi sopir bus Sugeng Rahayu, Mukhiar, mengantuk. Hingga akhirnya bus tersebut menabrak median jalan yang ada di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun.

Setelah menabrak median jalan itu, bus langsung oleng ke kiri dan menabrak pohon dan pagar pemakaman umum Jiwan. Bus pun ringsek di lokasi itu.

“Sopirnya ngantuk. Saya sudah tahu kalau sopirnya ngantuk. Tapi kan sebisa mungkin melaju,” kata Supardi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Supardi menuturkan dari peristiwa itu tidak ada korban meninggal dunia. Korban luka ada tiga orang, salah satunya sopir bus.

Lebih lanjut, sebelum kecelakaan itu terjadi sopir bus diketahui sudah mulai mengantuk dari Terminal Maospati, Kabupaten Magetan. Jarak 1 km dari lokasi kecelakaan, bus juga sempat menaikkan penumpang.

Dia menuturkan saat itu kondisi jalan lengang. Kecepatan bus pun hanya sekitar 50 km/jam. “Tadi saat kejadian itu kondisi sepi. Kita sempat menyalip kendaraan dan menaikkan penumpang. Kondisi lampu penerangan jalan di lokasi juga padam,” terangnya. (mdnpos)

Berita ini telah dibaca 169 kali

Share :

Baca Juga

Jumlah Positif Corona Bertambah, Bupati Peringatkan Warga Tidak Mudik
Himbau Warga Jangan Mudik Pemdes Sumbersari Siapkan Ruang Karantina Bagi yang Bandel
Satu PDP Di Kota Madiun Meninggal, Keluarga Pasien Dikarantina
Program CSR PT PLN (Persero) Serahkan Bantuan Alat Pertanian Ke LMDH “Ngudi Waluyo” Wungu
Maksimalkan PSBB, 44 KA Melintas di Daop 7 Dibatalkan
Akhirnya Ketua FJM Angkat Bicara
Cegah Pandemi Covid 19 Selama 15 Menit
Terinspirasi Nenek Moyang, Warga Doho Cegah Corona Pakai Tandon