Madiun /  -

Dukung Peningkatan Pembangunan Pemerintah Naikan NJOP Hingga 10%

Mei 25th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-08-17 05:56
Madiun, beritajurnal.com – Untuk menunjang program percepatan pembangunan dan peningkatan pendapatan asli  daerah (PAD) Badan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Madiun melaksanakan Pembinaan Dan Sosialisasi Petugas Pemungut PBB-P2 Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2017 di Aula pertemuan Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (23/5/2017).
Deretan narasumber memberikan pemaparan tentang kenaikan NJOP tahun anggaran 2017
Pembinaan Dan Sosialisasi Petugas Pemungut PBB-P2 yang dilaksanakan secara rutin tiap tahun juga merupakan upaya pemerintah sebagai antisipasi dini terhadap masalah masalah yang sering terjadi pada pelaksanaan penarikan wajib pajak yang dapat berdampak pada keterlambatan pelaksanaan pembangunan dan kebijakan pemerintah dan selesai sesuai deadline yang ditentukan.Hal tersebut disampaikan Ikhwanudin, anggota komisi C DPRD Kabupaten Madiun, saat memberikan sambutan Pembinaan Dan Sosialisasi Petugas Pemungut PBB-P2 yang dihadiri jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Dagangan, kepala desa dan perangkat desa se – kecamatan Dagangan, kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Peserta dari unsur kepala desa dan perangkat desa menjadi penentu keberhasilan petugas pungut PBB

Senada juga disampaikan petugas Inspektorat Kabupaten Madiun, Sigit Budi Raharjo, untuk pembayaran pajak Kecamatan Dagangan, pelunasan pajak diharapkan selesai sesuai deadline dan tidak terjadi kendala. Kenaikan PBB tidak bisa dihindari dari 176 miliar dinaikan menjadi 200 miliar pada tahun anggaran 2017, untuk menyamakan menset tentang kenaikan NJOP yang sudah dikonsultasikan dengan dengan dengan instansi terkait agar tidak terjadi kesenjangan.

Sementara Kabit Pembukuan dan Penagihan Bapenda kabupaten Madiun, Ari Nursurahmat, menerangkan, kenaikan nilai jual obyek pajak (NJOP) merupakan hal yang tidak bisa dihindari yang bertujuan untuk persamaan nilai dengan harga pasar. Kenaikan hingga 10% juga untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang ditarget hingga 200 miliar pada tahun anggaran 2017.

“Untuk memperlancar petugas pungut PBB akan mendapat pendampingan dari anggota Babinsa dan Babinkamtibnas kepada masyarakat agar pelaksanaan berjalan lancar dan tepat waktu. Juga sebagai antisipasi pemungut/petugas pajak tidak berurusan dengan hukum,”teranya.

Seperti yang sudah dilaksanakan, untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Madiun terjadi kenaikan PBB untuk penyesuaian nilai jual obyek pajak hingga 10% pada tahun anggaran 2017. Hal tersebut dilakukan sebagai tuntutan perkembangan pembangunan yang sudah dibahas dengan eksekutif dan legislatif sesuai Permenkeu untuk menunjang program pembangunan.(Lim)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.