Home / Madiun

Selasa, 16 November 2021 - 10:31 WIB

Giliran Puluhan Pedagang Toko dan Warung di Nglames Ikuti Sosialisasi Tentang Cukai dan Rokok Ilegal

Reporter : Dimas Salem

Madiun, beritajurnal.com – Keseriusan dan komitmen perang melawan rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai, Pemkab Madiun tidak hanya melakukan kegiatan Operasi pasar akan tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pendekatan preventif maupun persuasif.

Hal tersebut diungkapkan Toni Eko Prasetyo, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop UM) saat kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang Undangan Tentang Cukai untuk pelaku usaha toko dan warung di balai pertemuan Kelurahan Nglames, Kecamata Nglames, Kabupaten Madiun, Senin (15/11/2021).

“Sosialisasi ini kita laksanakan diseluruh wilayah Kabupaten Madiun. Dan hari kegiatan di Kecamatan Nglames dengan peserta pelaku usaha toko dan warung juga masyarakat yang memiliki kegiatan jual beli rokok,” Kata Toni EKo Prasetyo, Senin (15/11/2021).

Lebih lanjut Toni, mengungkapkan dari hasil pantauan Tim Satgas Cukai Kabupaten Madiun, peredaran rokok ilegal biasa ditemukan diwilayah pinggiran dan daerah pelosok dengan sasaran pelaku usaha toko dan warung. “Dari hasil pemantauan selama satu tahun Tim mendapati rokok ilegal yang dijual diwarung dan toko,” Ungkap Kabid Perdagangan Dinas Perdakop UM Kabupaten Madiun.

Disinyalir, Kabupaten Madiun menjadi tujuan pasar dan peredaran rokok ilegal. Lokasi wilayah Kabupaten Madiun yang berbatasan dengan beberapa Daerah Kabupaten lain menjadi lalu lintas perdagangan yang sangat strategis. “Untuk pembuat atau pabriknya belum kita ketahui. Tatapi disinyalir berasal dari luar daerah karena Kabupaten Madiun merupakan lalu lintas perdagangan yang sangat strategis,” Terangnya.

Dia berharap dengan kegiatan semacam ini akan memberi wawasan dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal dari berbagi aspek kesehatan dan hukum. “Karena tidak diketahui komposisi dan mutu tembakau yang dipakai seperti apa. Dan ini sangat membahayakan kesehatan. Begitu juga dengan hukum yang jelas rokok ilegal dan produk tanpa cukai dapat merugikan negara,” Jelasnya.

Toni, mengajak masyarakat Kabupaten Madiun untuk mematuhi peraturan pemerintah tentang bea cukai dan membantu pemerintah dengan cara tidak menyimpan, memakai, menjual, mengedarkan rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai. “Ada Satgas Bea Cukai yang setiap saat akan melakukan operasi pasar. Ada sanksi pidana kepada orang yang didapati menyimpan, memakai, menjual apalagi mengedarkan rokok ilegal,” Tegas Toni.

Acara Sosialisasi Peraturan Perundang Undangan Tentang Cukai yang diikuti puluhan pelaku usaha toko dan warung di wilayah Nglames dibuka oleh Seketaris Dinas Perdakop dan UM Kabupaten Madiun, Agus Suyudi, dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Hadir sebagai nara sumber lainya. Pemateri utama dari Humas Bea Cukai Madiun dan pemantapan hukum dari Polres Madiun dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.(lem/adv)

Ciri Ciri Rokok Ilegal
– Rokok Polos Atau Tanpa Cukai
– Rokok dengan pita cukai berbeda
– Rokok dengan pita cukai bekas
– Rokok dengan pita cukai Palsu

Mari Kita Sama Sama Gempur Rokok Ilegal

Share :

Baca Juga

Madiun

Tidak Konsentrasi Saat Mengemudi, Siswa SMP Tabrak Pohon

Madiun

Kasus Raja Pati di Madiun, Istri Korban Menghilang

Madiun

Kabar Gembira, PKL Boleh Buka Hingga Pukul 00.00 WIB

Madiun

Pelayanan Online Tingkatkan Kwalitas Pelayanan E – KTP Di Lingkungan Pemkot Madiun

Madiun

Kerja Bakti Tiga Pilar Bersama Tiga Perguruan Silat di Tawangrejo

Madiun

Banjir Madiun Putuskan Akses ke Ngawi

Madiun

DPRD : Melanggar Perda Ijin Kimura Dicabut

Madiun

Kades Pucangrejo, Sawahan Akhirnya Ditangkap Polisi