Home / Madiun

Jumat, 9 Juli 2021 - 09:05 WIB

Hari ke 5 PPKM Darurat Bed dan SDM Rumah Sakit Kabupaten Madiun Aman di Zona Hijau

Reporter : Dimas Salem

Madiun, beritajurnal.com, – Hari Ke Lima Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Madiun, Satgas Covid 19 bersama petugas gabungan menggelar Operasi Yustisi di jalan raya Pagotan – Dagangan, Kamis (8/7/2021) dengan sasaran masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).

Bupati Madiun, H Ahmad Dawami yang turut memantau Operasi mengatakan, selama Tiga hari PPKM Darurat Satgas Covid 19 sudah melakukan sosialisi kepada masyarakat tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat hingga batas waktu yang sudah ditentukan sebagai upaya Pemkab Madiun menekan lonjakan pasien Covid 19.

“Operasi Yustisi PPKM Darurat kali ini merupakan tindak lanjut amanat Permendagri tentang penanganan wabah Covid 19 yang mengalami lonjakan kasus selama beberapa bulan terakhir,” Kata Bupati Madiun, Kamis (8/7/2021).

H Ahmad Dawami, menuturkan, Operasi Yustisi PPKM Darurat selain bertujuan memutus rantai penyebaran Covid 19 juga sebagai upaya penekanan jumlah kasus dikarenakan kondisi pelayanan kesehatan di beberapa Rumah Sakit di Madiun semakin padat meski SDM masih diangka aman.

Bupati Madiun, H Ahmad Dawami (tengah) bersama Forkopimda melakukan peninjauan pelaksanaan PPKM.

“Artinya jika terdapat warga reaktif maka disarankan melakukan isolasi madiri. Namun jika diperlukan penindakan ya akan tetap dirawat di Rumah Sakit,” tuturnya.

Bupati Madiun, mengungkapkan, bersama Forkopimda setiap hari melakukan evaluasi kegiatan PPKM Darurat agar dilaksanakan secara maksimal dan melakukan pemantuan terhadap perkembangan dan penanganan pasien Covid 19 sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan.

“Bukan hanya kedisiplinan penerpan PPKM Darurat di masyarakat tetapi juga memantau perkembangan kasus, kesiapan penanganan medis kepada pasien dan termasuk kapasitas pelayanan di Rumah Sakit,” Ungkap Bupati Madiun.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengaku kesedian Bed dan SDM di RS Madiun masih aman. Namun begitu melakukan persiapan persiapan apabila terjadi lonjakan pasien. “Globalnya bord ICU di RS Madiun di Zona Hijau dan bord Isolasi mengalami peningkatan,” Terangnya.

Pemkab Madiun juga melakukan kerjasama dengan sekolah sekolah perawat sebagai langkah persiapan alternatif dan pemenuhan SDM pelayanan rumah sakit. “Ini sebagai opsi bilamana dibutuhkan sewktu waktu siap dilaksanakan termasuk pengadaan tenda jika dibutuhkan,” Jelasnya.

Sementara Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan, menambahkan, Operasi Yustisi akan terus dilaksanakan selama PPKM Darurat sebagai edukasi kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan. Karena petugas masih menemukan warga yang masih melakukan pelanggaran dan mengabaikan Prokes.

“Akan kita tegur dan sanksi kepada masyarakat yang masih mengabaikan dan tidak menerapkan Prokes. Tujuanya untuk menumbuhkan efek jera sehingga upaya memutus rantai penyebaran virus ini berhasil,” Pungkas AKBP Jury Leonard Siahaan.(Lem/ADV)

Share :

Baca Juga

Madiun

Madiun Food Festival Batal, Peserta : Saya Minta Uang Kembali

Madiun

KAI DAOP 7 Terjunkan Paramedis Cegah Virus Corona Covid 19

Madiun

Pemkot Madiun Dan Forkopimda Buka Bersama Ratusan Anak Yatim Se Kota Madiun

Madiun

Penggelaran Wayang Kulit Menggali Bakat Seniman Lokal

Madiun

Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Madiun

Madiun

HUT Bhayangkara Ke – 74 Polres Madiun Kota Bagikan SIM Gratis Dan Luncurkan Motor Tangguh Semeru

Madiun

Anti Proverty Program Sasar Kelompok Masyarakat Hampir Miskin

Madiun

Bapak dan Anak Ditemukan Membusuk di Rumahnya