Home / Pacitan

Sabtu, 29 Juni 2019 - 11:39 WIB

Hiburan Ditengah Musibah di Pacitan Akhirnya Dibatalkan

Reporter :  Danur Suprapto

PACITAN–  Tepat !! Setelah dikritik keras dari berbagai kalangan di Pacitan mengenai hiburan komedian dan lawak lawakan yang akan diadakan di alun alun Pacitan, pada Sabtu 29/06 malam minggu, akhirhya batal. Hal tersebut dibenarkan  Ratna, seorang pegawai Dinas Kesehatan Pacitan.

“Kayaknya acara nanti malam ditutup tidak dilanjutan , untuk pengumuman yang sudah beredar di masyarakat tetanggal malam nanti mohon maaf, kemungkinan akan digeser besok malam.  Selain itu akan diadakan sosialisasi ke desa desa untuk penyuluhan langsung ketitik yang terkena wabah dan daerah daerah kecamatan lain nya,” jelas Ratna.

Kegiatan yang akan mengundang Mahameru ini berawal dari Kabupaten Pacitan dihebohkan munculnya virus hepatitis A yang mewabah hampir 900 orang pasien. Kemudian Pemerintah menetapkan Kabupaten Pacitan merupakan daerah yang masuk kategori KLB (kejadian luar biasa), pada 24 Juni 2019 atas kasus yang menular tersebut.

Waktu berjalan kemudian Dinas Kesehatan Pacitan mendapat dukungan kegiatan dari Kementerian Kesehatan RI, dan dukungan anggaran Pemerintah Propinsi Jawa Timur serta Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan itu. Rencana nya akan mengadakan acara rangkaian penanganan di alun alun Pacitan Pada Sabtu Tgl 29/06 pukul 19.30 Wib dengan hiburan oagelaran terbuka lawak Gareng Petruk dan Campursari Mahameru.

Namun rangkaian acara tersebut Di kritik Tajam oleh ketua umum aktivis GBMI (Gerakan Bawah Masyarakat Indonesia) Badrul Amali SH.MH, Menurutnya pemangku kewenangan di Pacitan Harus melakukan langkah tepat ,efektif efisien dan tepat sasaran,  Menurutnya acara teesebut tidak tepat ditengah  Pacitan dalam keadaan berduka. Karena hanya akan menghambur hamburkan uang apalagi tempat nya di alun-alun.

” Kalau itu tujuan nya sentralisasi tidak efektif dan efisien, karena angaran yang ada seharusnya bisa digunakan langsung pada titik sasaran yaitu para korban , bisa langsung sosialisasi pada tingkat kecamatan dan desa desa bukan di tengah alun alun , karena korban dan wabah saat ini banyak menyebar di Kecamatan kecamatan Termasuk Sudimoro yang tertinggi, tolong berpikir untuk jernih, aspirasi masyarakat juga di dengar,ojo sak karepe dewe,” tegas Badrul Amali.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan dr Eko menjelaskan bahwa memang benar Di alun alun akan diadakan kegitan tersebut namun menurutnya itu kegiatan dari dinas kesehatan propinsi

“Untuk penanganan Hepatitis kami masih menunggu dan menyesuaikan dengan petunjuk teknis penggunaan dana dari tingkat administrasi pemerintahan yg lebih tinggi,” ungkap Eko. (dnr)

Berita ini telah dibaca 470 kali

Share :

Baca Juga

KNPI Pacitan Satukan Potensi Pemuda Melalui Milenial Expo 2019
Alsa, Anak Buruh Bangunan Ukir Prestasi Porprov Jatim Rebut 3 Medali
Prestasi Moncer, Atlit Porprov Pacitan Dikirab Keliling Kota
Pengumuman Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pacitan Pemilihan Umum Tahun 2019
Bola Voli Putra Pacitan Porprov Jatim 2019 ukir sejarah
KLB Hepatitis A di Pacitan. Khofifah : Akan Kita Bantu Air Bersih dan Bangun MCK
Penderita Hepatitis A di Pacitan Capai 701 Orang
12 Jabatan Kades di Kecamatan Ngadirojo Diisi Pejabat Sementara