Home / Madiun

Jumat, 1 Mei 2020 - 17:25 WIB

Himbau Warga Jangan Mudik Pemdes Sumbersari Siapkan Ruang Karantina Bagi yang Bandel

Reporter : Salem

MADIUN, – Pemerintah desa (Pemdes) Sumbersari, Kecamatan Saradan, menyiapkan dua gedung untuk tempat karantina bagi para pemudik asal desa Sumbersari yang nekat mudik dan pendatang dari luar kabupaten Madiun menjelang liburan hari raya Idul Fitri

Menurut Kepala Desa Sumbersari, Prijo Wibowo, tempat karantina tersebut disiapkan pihak desa guna membatasi interaksi sosial warganya yang pulang dari perantauan yang diprediksi akan terus berdatangan meski sudah ada larangan mudik oleh pemerintah.

“Ini sebagai upaya kami melindungi warga dari penyebaran wabah Covid – 19. Karena diprediksi jumlah pemudik masih akan bertambah menjelang liburan hari raya,” Kata Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kamis (30/4).

Prijo Wibowo, mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada 59 warga Desa Sumbersari yang terpantau pulang dari perantauan dan diwajibkan menjalani isolasi mandiri dirumah masing masing yang dipantau perkembanganya oleh petugas Gugus Covid – 19 ditingkat desa.

“Pendatang di dominasi dari kota Surabaya dan diwajibkan membuat surat pernyataan bersedia melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan petugas,” Ungkap Prijo Winowo.

Kepala Desa Sumbersari, Prijo Wibowo,

Lebih lanjut Prijo, menjelaskan, pihak desa menyiapkan 2 gedung karantina dengan kapasitas 6 dan 14 orang. “Untuk gedung PAUD hanya 6 orang, sementara Gedung Panti PKK berkapasitas 14 orang sebagai antisipasi dan digunakan jika terjadi lonjakan,” Jelasnya.

Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, menghimbau kepada warganya yang berada diperantauan untuk tidak melakukan mudik lebaran selama wabah Covid – 19 yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Dan peringatan bagi yang nekat akan dilakukan karantiana di desa.

“Himbauan tidak mudik ini kita sosialisasikan kepada warga melalui perangkat desa, Ketua RT dan RW untuk disampaikan kepada sanak family yang berada diluar kabupaten Madiun,” Tegasnya.

Seperti diketahui, untuk mencegah penyebaran wabah Covid – 19 Pemerintah Kabupaten Madiun sesuai SE Bupati Madiun Nomor 443/167/402.011/2020 secara resmi melarang warga asal kabupaten Madiun yang diperantauan untuk tidak melakukan mudik atau pulang kampung.

Dalam siaran persnya, Bupati Madiun, menghimbau kepada warga Kabupaten Madiun yang sebelumnya tinggal didaerah zona merah yang terlanjur datang diminta untuk melaporkan diri dan menjalani pemeriksaan medis di Puskesmas atau rumah sakit terdekat sesuai SOP Kesehatan Covid – 19.

Ahmad Dawami, Bupati Madiun

“Mari kita bersama sama mencegah penyebaran wabah Covid – 19 dengan cara menerapkan pola hidup sehat, melaksanakan physical distancing dan social distancing demi keselamatan keluarga, saudara dan warga Kabupaten Madiun pada umumnya,” Pungkas Ahmad Dawami, Bupati Madiun.(lem/ad)

Berita ini telah dibaca 102 kali

Share :

Baca Juga

Kelurahan Sukosari Ikut Andil Lomba Kampung Tangguh Semeru Kota Madiun
Bansos Bulakrejo Belum “Clear”
Pencoretan 56 Nama Penerima Bantuan BST Desa Bulakrejo Diduga Tanpa Sepengetahuan BPD
Mengaku Kasat Narkoba, Warga Kedunggalar Peras Uang dan Setubuhi Bunga
30 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Satu Diantaranya Masih Dibawah Umur
Tukang Becak dan Pengemudi Ojol dapat Ratusan Masker Gratis
HUT Bhayangkara Ke – 74 Polres Madiun Kota Bagikan SIM Gratis Dan Luncurkan Motor Tangguh Semeru
Dukung Pendidikan PT PLN Unit Madiun Serahkan Bantuan CSR Ke KB Nurul Ulum Nganjuk