Home / Madiun

Jumat, 25 Oktober 2019 - 12:48 WIB

Istiqhosah Dan Do’a Bersama Polresta Madiun Pasca Pileg dan Pilpres

Reporter : Salem

MADIUN, – Pasca sukses pelaksanaan Pileg, Pilpres dan pelantikan Presiden, Wakil Presiden periode tahun 2019 2024

Kapolres Kota Madiun, AKBP Nasrun Pasaribu

Polresta Madiun menggelar Istiqosah dan Do’a bersama di Masjid Baitul Hakim, Kota Madiun, Kamis (23/10/2019).

Istiqosah dan Do’a bersama yang dipimpin Ustad Faturrohman ( Gus Mamang ) dari Ponpes Riyadlul Jannah, Kota Madiun dikemas dalam Acara Merajut Persatuan Kesatuan Pasca Pileg Pilpres Mendukung Kabinet Indonesia Maju.

Acara yang di mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB, itu juga sebagai silaturahmi dalam memperkuat ukhuwah islamiah. TNI dan Polri serta ulama serta ratusan masyarakat kota madiun yang turut berperan aktif dalam menjaga situasi yang kondusif di wilayah kota Madiun.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Kota Madiun, AKBP Nasrun Pasaribu, menyampaikan, acara ini sebagai ajang silaturahmi dari lsemua unsur masyarakat serta memberikan kontribusi yang sangat baik memperkuat ukhuwah islamiyah antara ulama dan umaroh juga pejabat pemerintah.

“Istiqasah dan doa bersama selain ulama, kita mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama sama mendo’akan keselamatan dan keamanan bangsa Indonesia pasca Pileg dan Pilpresl,” ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu, Kamis malam (24/10/2019).

lebih lanjut Kapolres Kota Madiun, mengatakan, selain dari TNI, Polri acara Istiqosah dan Do’a bersama dihadiri oleh tokoh agama, Kyai, pemuda pemudi, Mahasiswa dan pelajar setingkat SMU/K di Kota Madiun menjelang peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober 2019.

“Kita libatkan siswa pelajar juga mahasiswa juga mendekati hari sumpah pemuda, secara bersama-sama seluruh elemen yang ada di sini dengan pemerintah juga untuk suasana yang kondusif,” kata AKBP Nasrun Pasaribu.

Kapolres Madiun Kota berharap pemuda-pemuda dan pelajar dapat menjadi contoh dan tidak mudah terhasut dengan berita berita hoax dan tidak terpengaruh paham radikalisme yang bertentangan dengan idiologi Pancasila.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya pemuda dan pelajar dapat melanjutkan perjuangkan para pendahulu terutama para ulama dan para Kiai dengan cara profesional dan dapat menjadi kebanggaan negara kesatuan republik Indonesia ini ke arah yang lebih maju lagi,” pungkasnya.(lem).

Share :

Baca Juga

Madiun

Super Lantas Safety Riding Kapolres Cup Kampanye Tertib Lalu Lintas Di HUT Lantas Ke – 62 Polres Madiun

Madiun

Aksi Pencurian Di Pasar Sambirejo Terekam Kamera CCTV

Madiun

Kerjasama dengan PT Pos Indonesia Kabupaten Madiun Luncurkan Layanan Antar Dokumen Kependudukan

Madiun

Jumlah Positif Corona Bertambah, Bupati Peringatkan Warga Tidak Mudik

Madiun

Komplotan Copet Asal Surabaya Diringkus Di Madiun

Madiun

Sinergitas Polres Madiun dan Media Perangi Berita Hoax

Madiun

Deklarasi Damai 11 Perguruan Silat se Kota Madiun

Madiun

Kabupaten Madiun Menuju Sentra Industri Batik