Ponorogo /  -

Jaring Anak Punk, Disuruh Mandi dan Hormat Bendera

Agustus 7th, 2017 | Posted in Ponorogo | |
2017-08-17 06:00
PONOROGO, (beritajurnal.com) – Keberadaan anak punk dengan pakaian serba aneh di jalanan dan meresahkan warga mendapat reepon.  Polisi mengamankan empat anak punk yang dianggap meresahkan warga. Mereka diamankan saat berada di persimpangan Dengok, Desa Madusari, Siman, Ponorogo.

Empat anak punk yang berpenampilan kumuh tersebut terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki. Salah satunya dari Ponorogo, sementara tiga lainnya dari daerah lain.

“Awalnya kami mendapat laporan keluhan dari masyarakat tentang anak punk yang meresahkan. Kami tindak lanjuti dan mengamankan empat anak punk di seputaran persimpangan Dengok,” kata Kasubnit Dalmas 2 Sat Sabhara Polres Ponorogo Aiptu Yudi Tri Wahono kepada wartawan, Sabtu (5/8/2017)

Yudi mengatakan, setelah didata, keempat anak punk tersebut juga diberikan sanksi. Mereka disuruh menyanyikan lagu-lagu nasional dan lagu Indonesia Raya sambil menghormat bendera di halaman Mapolres Ponorogo.

Yudi kemdian menasihati mereka. Yudi juga menyuruh mereka mandi. “Di rumah gak dianggap orang tua, ya kabur,” curhat Viky, salah satu anak punk.

Cewek sulung dari tiga bersaudara ini mengaku bahwa bila bersekolah, dia pasti sudah duduk di bangku kelas 2 SMA. Namun Viky enggan meneruskan sekolah karena kurang mendapat perhatian orang tua.

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.