Home / Ngawi

Rabu, 24 Februari 2021 - 04:50 WIB

Jembatan Ngunengan Minta Tumbal, Nyawa Siswa SMP Terselamatkan

Ngawi, beritajurnal.com – Jembatan Ngunengan, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi mendadak populer. Ini bukan karena lagu dari Dalang Poer yang berjudul ‘Kreteg Ngunengan’, tapi karena jembatan yang dalam waktu satu bulan dijadikan tempat bunuh diri oleh orang yang pendek akal.

Setelah dijadikan lokasi bunuh diri oleh salah satu pegawai RSUD dr. Soeroto Ngawi karena masalah keluarga, kali ini pelajar SMP melakukan percobaan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari Jembatan Ngunengan gegara cintanya ditolak. Jumat (19/2/21)

Beruntung korban tidak tenggelam pasca melompat dari Jembatan namun tersangkut ‘carang’ bambu dan bisa diselamatkan oleh seorang pemancing yang kebetulan mengetahui keberadaan korban.

Dituturkan oleh seorang saksi yang kebetulan tengah melintas, peristiwa percobaan bunuh diri tersebut berlangsung dengan cepat. Hanya sebentar terdengan suara seseorang yang mencegah upaya percobaan bunuh diri tersebut. Tak berselang lama, terdengan suara benda jatuh ke air.

“Salah seorang pemancing mendengar suara ribut diatas, ojo ngunu, ojo bunuh diri,” tutur Marno

Marno menambahkan, setelah korban tersangkut di ‘carang’ pohon bambu kemudian ditolong dan dibawa menepi oleh salah seorang pemancing bernama Widodo.

Hasil penelusuran, korban percobaan bunuh diri tersebut bernama Bagas (14) warga Desa Kalikangkung, Kecamatan Menden, Kabupaten Blora yang juga merupakan salah seorang pelajar kelas 3 di salah satu SMPN Nglebak, Kabupaten Blora.

Rumor yang beredar, penyebab bunuh diri korban karena cintanya ditolak oleh wanita pujaan hatinya sehingga korban nekat untuk mengakhiri hidupnya.

Rencana bunuh diri yang sudah disusun rapi tersebut ternyata diketahui oleh kedua orang tuanya. Ketika korban beemaksud ke Ngawi, kedua orang tuanya mengikuti.

Setelah berhasil ditolong, anak laki-laki korban percobaan bunuh diri tersebut langsung dibawa oleh orang tuanya yang seketika menyusul turun ditepian Bengawan Solo.

“Motifnya apa, sampai sekarang belum jelas karena asmara atau yang lain, lha wong begitu ditolong, korban langsung di bawa pulang ke Blora,” pungkas Marno. (Gg/pdy)

Share :

Baca Juga

Ngawi

Tiga Penguras Sumur Sekarat, Dua Tewas di TKP

Ngawi

Dua Pemuda Tewas “Dihajar” Truk di Jalur Tengkorak

Ngawi

Calon Istri Tewas Dibacok Calon Suami

Ngawi

Terlindas Truk Peti Kemas, Istri Anggota Dewan Tewas

Ngawi

Orok Bayi Dibuang ke Sungai Gegerkan Warga Sine

Ngawi

Ngaku Polisi, Beraksi, Begal Ditangkap Polisi

Ngawi

Jalan Tol Ngawi Minta Tumbal, Truk vs Bus Pariwisata, Kernet Tewas

Ngawi

Lagi, di Tol Ngawi Bus Pariwisata vs Tronton, 2 Tewas 14 Luka