Home / Madiun

Kamis, 7 Mei 2020 - 21:35 WIB

Jumlah Positif Corona Bertambah, Bupati Peringatkan Warga Tidak Mudik

Reporter : Salem

 

Madiun, beritajurnal.com – Memasuki Minggu ke dua pelaksanaan ibadah puasa, bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, kembali menegaskan kepada warganya yang diluar kota untuk tidak nekat mudik atau pulang kampung.

Hal tersebut diungkapkan bupati Madiun, menyikapi terjadinya peningkat gelombang mudik menjelang perayaan Idul Fitri yang hanya tinggal beberapa hari lagi dan tambahan pasien terpapar Corona di Kabupaten Madiun.

bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro peringatkan warga tidak mudik

“Saya tegaskan, masyarakat harus disiplin dengan peraturan pemerintah demi keselamatan warga kabupaten Madiun,” kata bupati Madiun.

H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, atau yang lebih akrab dipanggil Kaji Mbing, mengajak masyarakat untuk bersama sama menghadapi wabah Corona, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam penanggulangan pendemik Covid – 19 dan tidak nekat melakukan perjalanan mudik.

“Jumlah kedatangan orang mudik per tanggal 5 Mei 2020 sebanyak 19.253 dan data terakhir sudah mencapai angka 20.006 orang yang datang di kabupaten Madiun,” Ungkap Kaji Mbing.

Lebih lanjut bupati menyatakan, dalam upaya pencegahan virus Corona, pemerintah telah membuat kebijakan yang bisa diterapkan di pemerintahan desa dan kelurahan, dengan menyediakan tempat karantina dan mewajibkan pemudik melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Bagi yang sudah terlanjur mudik wajib melapor dan periksa kesehatan di Puskesmas terdekat serta melakukan isolasi mandiri. Dan yang nekat mudik siap siap dikarantina ditempat yang sudah disiapkan,” tegasnya.

Perkembangan pandemik Covid – 19 hingga per tanggal 6 Mei 2020 jumlah positif mencapai 11 orang dari kluster haji dan kluster salah satu pondok pesantren di Magetan. Jumlah 11 orang positif Corona ini merupakan peringatan bagi warga kabuten Madiun untuk ikut berperan aktif mencegah penyebaran pandemik Covid – 19.

Pemerintah kabupaten Madiun juga melakukan rapid test kepada 100 dari 895 karyawan PT Digjaya Mulia Abadi (DMA), di desa Tiron, Kecamatan Nglames, yang memproduksi rokok kretek sebagai sampel mewakili daerah daerah disekitar Madiun.

“Petugas telah melakukan rapid test kepada 100 karyawan PT Digjaya Mulia Abadi, sebagai sampling. Dari hasil test yang dilakukan sementara hasilnya negatif,” Terangnya.

Untuk mencegah penyebaran wabah Corona, bupati menghimbau warga Madiun tidak mudik atau pulang kampung, menerapkan hidup sehat, mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap tinggal dirumah, melakukan Physical Distancing dan Social Distancing.(lem/ad)

Berita ini telah dibaca 94 kali

Share :

Baca Juga

Kelurahan Sukosari Ikut Andil Lomba Kampung Tangguh Semeru Kota Madiun
Bansos Bulakrejo Belum “Clear”
Pencoretan 56 Nama Penerima Bantuan BST Desa Bulakrejo Diduga Tanpa Sepengetahuan BPD
Mengaku Kasat Narkoba, Warga Kedunggalar Peras Uang dan Setubuhi Bunga
30 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Satu Diantaranya Masih Dibawah Umur
Tukang Becak dan Pengemudi Ojol dapat Ratusan Masker Gratis
HUT Bhayangkara Ke – 74 Polres Madiun Kota Bagikan SIM Gratis Dan Luncurkan Motor Tangguh Semeru
Dukung Pendidikan PT PLN Unit Madiun Serahkan Bantuan CSR Ke KB Nurul Ulum Nganjuk