Home / Madiun

Kamis, 27 September 2018 - 10:52 WIB

Kabupaten Madiun dan Peluang Industri Tas Plastik

Reporter : Salem

MADIUN, – Guna meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas pengrajin tas plastik, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan Koprasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, menggelar Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Anyaman Plastik, di Caruban, Mejayan, Kabupaten Madiun.

Menurut Kasi Usaha Dinas Perdagangan Koprasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, Maksum, mengatakan, respon masyarakat terhadap kegiatan kerajinan anyaman plastik sangat baik dan mengalami peningkatan jumlah pengrajin maupun produksi tas anyaman yang berbahan baku plastik.

Kasi Usaha Dinas Perdagangan Koprasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, Maksum. (foto istimewa)

“Dan pelatihan ini merupakan program lanjutan dari kegiatan kerajinan anyaman plastik khususnya pengrajin tas plastik yang sudah berlangsung di Kabupaten Madiun. Dari data yang ada produksi tas plastik mengalami perkembangan yang sangat baik terutama di wilayah Madiun bagian selatan,” Kata Maksum, Kamis (20/9/2018).

Lebih lanjut Maksum, menjelaskan, untuk pengembangan produktivitas dan pengelolaan sumber daya lingkungan, Kabupaten Madiun sangat mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan perekonomian melalui pengembangan ketrampilan baik pemanfaatan obyek wisata, kuliner dan pembuatan aneka sovenir tas serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

 

“Kegiatan yang kita laksanakan merupakan usulan desa desa melalui Musrenbang dan kegiatan bhakti sosial terpadu (BST) dan kita aplikasikan melalui pelatihan pelatihan melalui semua Satker di kabupaten Madiun. Yang tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkarya dan membuat lapangan pekerjaan,” Jelasnya.

Sementara Hazar Falasifa dari R&D Handicraft, bilang dalam pelatihan anyaman tas plastik kali ini peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari 30 orang peserta pemula dan 30 peserta lainya merupakan kelompok lanjutan dimana merupakan peserta yang pernah mengikuti pelatihan pada tahun sebelumnya.

“Pembagian ini bertujuan untuk mempermudah pemaparan materi pelatihan karena peserta lanjutan pada umumnya sudah menguasi teknik dasar pembuatan tas plastik. Sementara pada tingkat pemula kebanyakan merupakan peserta baru,” Ungkap Hazar Falasifa.

Hazar Falasifa atau biasa dipanggil bu Falis, mengungkapkan, kabupaten Madiun berpotensi besar menjadi pusat produksi dan pengembangan usaha sovenir dan kuliner seperti tas plastik. Alasanya kabupaten Madiun memiliki banyak tempat tujuan wisata yang layak ditawarkan kepada wisatawan dan sebagai pusat seni budaya.

“Kabupaten Madiun memiliki potensi besar untuk pengembangan produk daerah dan usaha kerajinan. Karena disini banyak potensi alam semula jadi dan wisata yang bisa dikelola dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan salah satunya kegiatan pembuatan tas plastik,” Pungkas Hazar Falasifa.(lem/ad)

Share :

Baca Juga

Madiun

Peluang Bisnis dengan Pelatihan Batik Madiun

Madiun

Komplotan Specialis Maling Komputer Sekolahan Diringkus

Madiun

Usir Pagebluk, Sanggar “Cipto Roso” Lakukan Ritual Ruwatan Covid 19

Madiun

Cegah Banjir Di Kebondalem Desa Glonggong Bangun Drainase

Madiun

Sidang Pertama Kades Sareng Mangkir

Madiun

Polisi Uji Laboratorium Makanan Penyebab 36 Santri Keracunan

Madiun

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Pasangan Bupati Dan Wakil Bupati Madiun Perkokoh Pondasi Birokrasi

Madiun

Langkah Dinas Ketahanan Pangan Stabilkan Harga Pangan