Peristiwa /  -

Kapolri : Pelaku Bom Gereja Surabaya Diduga Satu Keluarga

Mei 13th, 2018 | Posted in Peristiwa | |
2018-09-20 10:21

 

SURABAYA, – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap pengebom tiga gereja di Surabaya diduga berasal dari satu keluarga. Dalam peristiwa tersebut setidaknya 13 orang tawas dan 42 lainnya luka-luka.

“Pelaku ini diduga satu keluarga yang melakukan serangan,” kata Kapolri mengungkap hasil investigasi tim Polri, dalam konferensi pers mendampingi Presiden Jokowi di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5/2018).

 

Foto : repro detikcom

Ayah yang diduga bernama Dita Sopriyanto menyopiri mobil Toyota Avanza berisi bom. Mobil ini ditumpangi istrinya yang diduga bernama Puji Kuswanto dan dua anak perempuannya, FS (12) dan PR (9).

Kapolri, seperti dikutip detikcom,  menggungkap Dita menurunkan (mendrop) istrinya bernama Puji Kuswati dan dua anak perempuannya FS (12) dan VR di gereja di GKI jalan Diponegoro, dan kemudian D membawa mobil diduga berisi bom menuju Gereja Pantekosta. Setelah semua keluarga di drop, D kemudian meledakan mobil tersebut di Gereja Pantekosta.

Sementara itu, dua anak laki-laki pasangan Dita Sopriyanto dan Puji Kuswati, berinisial YF dan FH, berangkat sendiri menggunakan motor ke gereja Santa Maria. “Semua adalah serangan bom bunuh diri,” kata Tito.

Kapolri mengatakan teroris ini tak lepas dari kelompok JAD dan JAT yang merupakan pendukung utama ISIS di Indonesia.

“JAD dipimpin Aman Abdurrahman. Kelompok satu keluarga ini terkait JAD Surabaya. Aksi ini kita duga motifnya, ISIS ini ditekan oleh kekuatan dari Barat, Rusia, kemudian memerintahkan semua jaringan di luar, untuk melakukan serangan di seluruh dunia,” kata Tito. (dtk)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.