Pacitan /  -

Kepedulian Sartono Anggota DPR RI Terhadap Penyandang Difabel dan Akses jalan Desa

Mei 15th, 2018 | Posted in Pacitan | |
2018-08-21 12:08

 

Selasa (15/05/2018)

Reporter : Danur Sumbo

PACITAN,- Reses di hari kedua pada Rabu (09/05/18) Sartono Utomo, anggota  DPR RI dari Partai Demokrat mendatangi desa Wonosidi kecamatan Tulakan yang terletak di daerah pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 700 meter di atas permukaan laut.

 

Sartono saat memberikan sambutan ditengah kegiatan reses di Pacitan. (foto istimewa)

 

Adapun kondisi jalan dengan insfrastruktur yang masih minim menjadi perhatian khusus lesgilator dari pemilihan dapil VII Jatim yang biasa di sapa oleh masyarakat Sartono Dulur dewe ini. Dalam kesempatan nya Sartono memberikan bantuan rabat jalan di desa Wonosidi.

Budi Suwarno Kepala desa Wonosidi bersama ratusan masyarakat menyambut kunjungan Sartono dengan antusias sekali.

“Kami atas nama masyarakat sangat berterima kasih atas kunjungan Pak Sartono ke Desa Wonosidi selain memberikan bantuan rabat jalan banyak pencerahan dan transfer motivasi untuk membangun desa kami. Selain itu kami bisa menyampaikan aspirasi langsung ke beliaunya sebagai wakil rakyat di DPR RI,” ungkap kepala desa.

Sartono melihat secara langsung potensi yang ada di desa. (foto istimewa)

 

Kemudian pada pukul 11.30 wib kunjungan dilanjutkan ke lokasi musholla kampung Pacitan dan melakukan sholat dzuhur dengan himpunan penyandang difabel.difabel.  disambung ke ruang pertemuan bersama 52 kaum penyandang disabilitas .

Adapun pertemuan kali ini Sartono Utomo DPR RI yang duduk di komisi VI membidangi perdagangan, perindustrian ,investasi ,koperasi , UKM ,BUMN ini selain memberikan bantuan dan serap aspirasi juga melihat langsung hasil karya para penyandang cacat fisik (difabel )

Hasil karya yang di tampilkan oleh para difabel kali ini adalah hasil jahitan baju, bordir dan sablon kaos,serta pernak pernik lain yang di jual dari hasil karya nya sendiri. Sartono juga sempat membeli satu rompi berwarna biru hitam dari hasil karya para difabel yang di pamerkan.

 

Sartono saat di wisata Sentono Genthong Pacitan. (foto istimewa)

 

” Ini luar biasa dari hasil karya nya sangat bagus sekali dan saya berharap mereka ini terus maju baik di bidang UKM , Perdagangan maupun organisasi, dengan kekurangan yang kita punya jangan minder , jadikan itu motivasi untuk maju terus dan siap bersaing di dunia internasional,” ungkap Sartono

Pada Pukul 14.00 wib Sartono Utomo yang akrab di sapa Sartono dulur dewe sebagai pengerak ekomoni kerakyatan mengunjungi salah satu Home industri briket di Desa Wareng kecamatan Punung. Dalam  diskusinya dengan Sugi pemilik usaha briket, selain manfaafkan limbah yang berasal dari batok kelapa prospek usaha briket sangat menjanjikan karena pasar dari produk tersebut terbuka lebar

” Seberapapun ada barang pasti habis terjual hanya Kendalanya saat ini pada alat industri yg sekarang masih skala kecil dan belum modern sehingga kapasitas produksi terbatas. Sedang bahan baku di Pacitan melimpah.
Satu hal yg menarik briket buatan kami ini tidak menimbulkan asap dan bekas bakaran/abu keras sehingga sangat efisien,”  papar Sugi.

Mengakhiri kunjunganya Sartono mengunjungi wahana wisata alam yang baru di buka di Pacitan. Yaitu Sentono Genthong yang Terletak di Desa Dadapan kecamatan Pringkuku. Dengan panorama pringkuku Sentono gentong menyuguhkan view teluk Pacitan dan hijaunya kota Pacitan nan asri. (dnr/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.