Home / Madiun

Senin, 14 Agustus 2017 - 18:37 WIB

Kerajinan Songket Tunjang Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Madiun,JURNAL- Diera keterbukaan informasi berbasis IT berdampak langsung pada pertumbuhan sosial dan perekomian secara langsung kepada masyarakat. Disini masyarakat dituntut untuk bisa mandiri serta memanfaatkan segala bentuk peluang bisnis yang terbuka lebar disekitar dan lingkungan sehingga mampu menjadi upaya bisnis yang mandiri.

Untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan pembisnis handal, pemerintah kabupaten Madiun, melalui Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Makro, melakukan pembinaan dan pelatihan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat dengan pelatihan ketrampilan Sonhket, di Hotel Setia Budi, Kota Madiun, Senin (14/8/2017).

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Makro kabupaten Madiun , melalui Kepala Bidang Koperasi dan Makro, Drs. Ponadji Suwarno, MSI, mengatakan, dengan memanfaatkan peluang bisnis yang ada disekitar lingkungan bisa membantu meningkatkan perekonomian dan menjadi tambahan kebutuhan keluarga.

“Kegiatan pelatihan ini juga merupakan bentuk apresiasi pemerintah kabupaten Madiun terhadap usulan masyarakat yang disampaikan kepada Dinas maupun kepada bupati Madiun secara langsung,” kata Ponadji Suwarno.

Songket merupakan salah satu kegiatan yang mudah dilakukan oleh masyarakat baik dilakukan berkelompok maupun dikerjakan sendiri dan mempunyai peluang bisnis yang sangat menjanjikan. “Karena kerajinan songket ini banyak diminati masyarakat meski harga agak mahal tetapi karena songket memiliki daya tarik dan seni kerajinan yang unik,”tambahnya.

Sementara salah satu peserta pelatihan songket dari desa Bulakrejo, kecamatan Balerejo, mengatakan, sangat senang mengikuti pelatihan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten Madiun. Dia berharap bukan pelatihan tetapi pemerintah juga bisa membantu pemasaran atau membuka pangsa pasar pada pelaku pengrajin songket.

Kendala yang kebanyakan dialami pengrajin songket adalah penjualan hasil songket. Dimana kita butuh wadah sehingga hasil songket tidak hanya menjadi kerajinan yang dipakai sendiri,”terang Widarsih.

Seperti dilaksanakan, pemerintah kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Makro, menggelar pembinaan dan pelatihan Songket bagi tenaga kerja dan Masyarakat. Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Mikro dilaksanakan selama tiga hari tanggal 14 sampai 16 Agustus 2017 di Hotel Setia Budi.

“Dan pelatihan ini diikuti oleh masyarakat, unsur kopwan dimasing-masing Kecamatan di wilayah Madiun, Asosiasi UMKM kabupaten Madiun, Ikatan Usaha Mikro Madiun dan Forum IKM kabupaten Madiun,”pungkasnya.(Lim/adv)

Berita ini telah dibaca 56 kali

Share :

Baca Juga

Diduga Sopir Ngantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pagar, 3 Penumpang Luka
Banjir Madiun Putuskan Akses ke Ngawi
Fortuner vs Truk di Tol Madiun, 3 Tewas
Ban Pecah, Hantam Truk, Kepala Puskesmas Jiwan Tewas Terjepit
Dihadapan Ulama, Tim Jokowi-Amin : 75 Persen Suara di Madiun dan Magetan Kita Kuasai
Meski Umur 41 Tahun, Wanita ini Berhasil Melahirkan 3 Bayi Kembarnya
Polisi Uji Laboratorium Makanan Penyebab 36 Santri Keracunan
Hindari Pengendara, Bus Sumber Selamat Terguling, 7 Penumpang Luka