Home / Ponorogo

Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:55 WIB

Kualitas Bangunan Jelek, Pedagang Sumoroto Tolak Relokasi

PONOROGO, (beritajurnal.com) – Kondisi bangunan baru yang akan ditempati tidak sesuai dengan kualitas, membuat  para pedagang pasar Sumoroto   kecamatan
Kauman Ponorogo kecewa. Mereke menilai pembangunannya amburadul. Para pedagang menolak relokasi sebelum dilakukan pembenahan.

Padahal saat ini pengerjaan proyek pembangunan Pasar Sumoroto tersebut sudah pada tahap finishing.

Pengerjaan proyek pembangunan Pasar Sumoroto bernilai Rp. 856.000.000,00 tersebut anggarannya bersumber dari dana APBD Kabupaten Ponorogo TA 2017. Proyek Pasar Sumoroto pengerjaan pembangunannya dimulai bulan Mei dan berakhir bulan September 2017.

Pun, saat ini pembangunan Pasar Sumoroto belum diadakan serah terima. Tetapi para pedagang banyak yang mengeluh terhadap kualitas bangunannya.

Pedagang pun banyak melayangkan protes dan melakukan aksi agar pihak terkait tanggap terhadap permasalahan pembangunan Pasar Sumoroto tersebut.

Bahkan informasinya banyak pedagang yang menolak menempati Pasar Sumoroto yang baru saja selesai dibangun tersebut. “Kondisi pasar tidak layak pakai untuk pedagang kain. Karena kalau hujan air bisa masuk ke tempat jualan,” keluh Darko selaku Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sumoroto, Senin (08/10/2017) pada wartawan.

Dia menambahkan kondisi bangunannya tidak ada talang air dan cukatnya. “Parahnya lagi tidak ada terasnya juga,” tambahnya.

Parahnya lagi, saat ini sudah banyak keramik yang sudah terkelupas. “Ini harus perhatian pihak terkait agar  nantinya nyaman menempati pasar yang baru dibangun ini,” pintanya. Sementara pihak pemkab sendiri.belim berhasil dikonfirmasi.

Berita ini telah dibaca 15 kali

Share :

Baca Juga

Geger, Wanita ini Tewas Dengan Leher Tergorok Gerinda
Tak Kuasai Medan, Mobil Temanten Terguling, 8 Orang Dilarikan ke RS
Todongkan Pistol, Perampok Kuras Uang Toko Besi
Ngumpet di Trenggalek, Gerombolan Maling Motor Dihadiahi Timah Panas
Korban DBD di Ponorogo Bertambah Lagi, Anak 6 Tahun Meninggal
DB di Ponorogo “Ngamuk”, Renggut 3 Jiwa
Dua Cewek Plus Mucikari Esek-esek Online Diciduk Polisi
Tolak Pindah ke Pasar Relokasi, Ibu-ibu Pilih Gelar Doa