Magetan /  -

Kumat Lagi, Anak Bantai Ayah Kandung

Agustus 24th, 2017 | Posted in Magetan | |
2017-09-20 16:32

MAGETAN, (beritajurnal.com) – Diduga penyakit ingatannya kumat, seorang anak  tega membantai ayah kandungnya sendiri. Di Magetan seorangi ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Rabu ( 23/8/2017). Diduga Sarno (70) tewas dibunuh Broto (35), anak lelakinya yang mengalami gangguan jiwa.

“Dilihat dari luka-luka yang terdapat pada tubuh Sarno dimungkinkan korban tindak pidana pembunuhan. Keterangan keluarga dan tetangga, pembunuhan Sarno dilakukan oleh anaknya sendiri yang mengalami riwayat sakit jiwa,” ujar Kapolres Magetan, AKBP Muslimin pada wartawan, Rabu ( 23/8/2017) siang.

Menurut Muslimin, jasad korban ditemukan tidak bernyawa oleh Tukinem (45), tetangganya. Jenazah Sarno ditemukan dalam kondisi telungkup di depan pintu dapur bagian belakang dengan kepala menghadap ke utara.

Tak hanya itu, kata Muslimin, hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan luka di tangan sebelah kiri. Selain itu terdapat luka pada pelipis mata kiri dan lebam pipi sebelah kiri.

“Polisi juga menemukan darah pada tubuh korban yang sebagian sudah mengering,” ujar Muslimin. Muslimin menceritakan, kasus itu berawal saat Tukinem mencari daun singkong untuk pakan sapi di sekitar belakang rumah Sarno. Saat sedang memetik daun singkong, Tukinem melihat korban sudah tergeletak dengan posisi tengkurap di belakang rumah.

“Mengetahui Sarno tergelatak tak bernyawa, Tukinem berteriak memanggil Sumi, ibunya. Tak lama kemudian, Sumi memanggil keluarganya dan mengetahui korban sudah tak bernyawa lagi,” ucap Muslimin.

Menurut dia, sebelum korban ditemukan tewas, Broto pernah menganiaya korban. Selain itu Broto melempar batu pengendara sepeda motor. Terhadap persoalan itu  sebut Muslimin, keluarga korban sepakat merujuk Broto ke Rumah Sakit Jiwa Solo.

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.