Home / Madiun

Selasa, 20 Juli 2021 - 07:28 WIB

Libur Idul Adha 1442 H, KA Jarak Jauh hanya untuk Perjalanan Esensial, Kritikal dan Mendesak

Reporter: Salem

Madiun, beritajurnal.com – Pada masa Libur Idul Adha 1442 H, terhitung mulai keberangkatan 20/25 Juli 2021 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor Esensial dan Kritikal serta untuk kepentingan mendesak.

“Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun.

Melansir pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus, sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19 dan Industri orientasi ekspor.

“Sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi mamin, pupuk dan petrokimia, bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar,” Ungkapnya.

Adapun bagi pelanggan dari Sektor Kritikal dan Esensial harus menunjukkan, Surat Tanda Registrasi Pekerja atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, Surat Tugas perusahaan yang ditanda tangani pimpinan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel atau tanda tangan elektronik.

Sedangkan yang dimaksud dengan Kepentingan Mendesak yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

Pelanggan dengan kepentingan mendesak dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan perjalanan antara lain, Surat Rujukan dari Rumah Sakit, Surat Pengantar dari perangkat daerah setempat, Surat Keterangan Kematian, atau Surat Keterangan Lainnya.

Sementara kepada pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Khusus pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa wajib menunjukkan Kartu Vaksinasi.

“Syarat Kartu Vaksinasi dikecualikan bagi pelanggan yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis dan pelanggan dengan Kepentingan Mendesak,” ujar Ixfan.

Ixfan menambahkan, pada masa libur Idul Adha, perjalanan KA Jarak Jauh hanya diperbolehkan untuk pelanggan dengan usia di atas 18 tahun. Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis.

Ixfan menegaskan, setiap petugas di stasiun keberangkatan akan melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan pelanggan sebelum diizinkan melakukan perjalanannya. Jika ada yang tidak lengkap, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat dan uang tiket akan dikembalikan 100%.

Pada masa PPKM Darurat saat ini, PT KAI Daop 7 Madiun masih mengoperasikan beberapa KA Jarak Jauh antara lain, KA Argowilis relasi Surabaya Gubeng – Bandung (PP), KA Gajayana relasi Malang – Gambir (PP), KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen (PP), KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong (PP) dan KA Sri Tanjung relasi Ketapang – Lempuyangan (PP).

PT. KAI mendukung penuh semua langkah yang diambil pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya pada masa Libur Hari Raya Idul Adha 1442 H. Untuk info selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI121. *(Lem/Humasda 7 Madiun).*

Share :

Baca Juga

Madiun

535 Anak Yatim Piatu Terima Bantuan dari Pemkot Madiun

Madiun

Dispendukcapil Kabupaten Madiun Gelar Sidang Isbat

Madiun

Kapolres Madiun : Madiun Sebagai Perlintasan Miras

Madiun

PKB Usung Maidi – Inda Raya

Madiun

Tentang Petugas Regristrasi Desa

Madiun

Kendalikan Penyebaran Covid – 19, Polres Madiun Kembali Aktifkan Kampung Tangguh Semeru

Madiun

Hindari Pengendara, Bus Sumber Selamat Terguling, 7 Penumpang Luka

Madiun

Cegah Banjir Di Kebondalem Desa Glonggong Bangun Drainase