Madiun /  -

“Mbah Danoen” Pecel Dari Kedondong

September 1st, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-09-20 16:36
Sambel pecel “Mbah Danoen” salah satu produk home industri dari desa Kedondong

Sambel pecel “Mbah Danoen” adalah salah satu sambal pecel di kabupaten Madiun yang kini sudah mulai berkembang. Bukan hanya di wilayah Madiun, dari sebuah home industri yang berlokasi di RT.16 RW. 06, Dukuh Sukorejo, desa Kedondong, Kebonsari, Kabupaten Madiun, sambel pecel “Mbah Danoen” sudah mulai merambah hingga ke luar Jawa terutama di Sumatera dan Kalimantan.

“Awalnya kita hanya membuat sesuai pesanan dan kebutuhan sehari hari. Dengan berjalannya waktu Alhamdulillah sambel pecel “Mbah Danoen” mulai banyak dikenal masyarakat dan mempunyai pelanggan hingga di Sumatera dan Kalimantan,” kata Ibu Yani, pemilik sekaligus penggiat home industri sambel pecel khas Madiun dari desa Kedondong, kecamatan Kebonsari.

Kepala desa Kedondong, Siti Kuzaimah, mendorong pelaku home industri dan UMKM untuk peningkatan kesejahteraan dan Ekonomi masyarakat

Untuk mempertahankan citarasa dan keaslian pecel Madiun, Ibu Yani, mengaku, masih bertahan dengan cara-cara tradisional mulai dari penggorengan, peracikan, sampai pengemasan dengan dibantu suami dan beberapa tenaga kerja. “Untuk pemasaran selain di beberapa supermarket, toko di seputaran Madiun, kami juga memanfaatkan teknologi IT dengan melakukan promosi dan transaksi Online,” tutur Bu Yani.

Sementara Kepala Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Siti Kuzaimah, mengungkapkan, Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan masyarakat yang berpotensi pengembangan budidaya lokal. Bukan hanya kuliner, desa Kedondong saat ini giat menggali potensi desa dalam bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan budaya.

“Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan yang positif. Bahkan Pemdes menawarkan dan menfasilitasi masyarakat untuk membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) untuk melakukan kegiatan di segala bidang dan terbuka peluang kerja untuk masyarakat,” ungkap Siti Kuzaimah.

Karena dengan semakin banyak potensi desa yang ada, lanjut Kepala Desa yang juga generasi ke – 4 leluhur desa Kedondong ini, sangat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. “Dan itu sesuai dengan program bupati pemerintah Madiun yang saat ini giat mempromosikan Madiun sebagai salah satu kota destinasi wisata di Jawa Timur,” pungkas Siti Kuzaimah.(Lem/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.