Home / Madiun

Senin, 20 Januari 2020 - 04:38 WIB

Murid Pertama dan Warga Sepuh Hadiri “Haul Guru Besar IKS PI Kera Sakti” Raden Totong Kiemdarto

Reporter : Salem

MADIUN,- Ratusan warga IKS PI Kera Sakti menghadiri Haul Guru Besar IKS PI Kera Sakti, Raden Totong Kiemdarto yang Ke – 22, di jalan Siak, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Minggu ( 19/1/2020 ).

Raden Totong Kiemdarto, merupakan pendiri sekaligus guru besar perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia ( IKS PI ) Kera Sakti, yang meninggal pada tanggal 24 Desember 1997.

“Alhamdulillah untuk acara haul guru besar hari ini berjalan lancar dan dihadiri oleh ratusan warga IKS PI Kera Sakti dari Jawa dan Kalimantan,” kata Aryo Widodo, ketua panitia haul guru besar IKS PI Kera Sakti tahun 2020.

Aryo, mengungkapkan rangkaian kegiatan Haul Guru Besar IKS PI Kera Sakti, selain melakukan pembacaan Do’a dan Wasilah juga dilaksanakan napak tilas dan Ziarah ke pasarean Sobrah Loyo, tempat guru besar Raden Totong Kiemdarto di semayamkan.

Aryo Widodo, ketua panitia Haul guru besar IKS PI Kera Sakti tahun 2020.

“Napak tilas ke rumah nomor 45, jalan Merpati, Kota Madiun, dulu merupakan kediaman Raden Totong Kiemdarto, cikal bakal didirikan perguruan silat IKS PI Kera Sakti dan Ziarah ke pasarean Sobrah Loyo,” Ungkapnya.

Sementara, M S Santoso, menerangkan, Haul guru besar IKS PI Kera Sakti, sudah lama digagas sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada Raden Totong Kiemdarto, sebagai guru besar sekaligus panutan di perguruan IKS PI Kera Sakti.

“Kegiatan Haul ini sudah lama kita wacanakan bersama sesepuh dan warga IKS PI Kera Sakti, yang rencananya pada bulan Desember kemarin dan baru pada hari ini dapat kita laksanakan,” Terang M S Santoso.

M S Santoso atau yang biasa dipanggil Mas Tito, menjelaskan, kegiatan Haul guru besar IKS PI Kera Sakti pada tahun ini dihadiri oleh warga angkatan pertama, para sesepuh dan pelaku sejarah awal berdirinya perguruan IKS PI Kera Sakti yang dulu berpusat di jalan Merpati, Kota Madiun.

“Suatu kehormatan karena dihadiri oleh warga angkatan pertama dan para sesepuh sekaligus pelaku sejarah berdirinya perguruan IKS PI Kera Sakti,” Jelasnya.

Tito, menambahkan kegiatan Haul guru besar IKS PI Kera Sakti akan dilaksanakan rutin tiap tahun. Wacana kedepan akan mengundang keluarga mendiang almarhum guru besar dalam kegiatan agar lebih diperhatikan sebagai bentuk terima kasih kita kepada Raden Totong Kiemdarto.

“Karena keberhasilan beliau mendirikan perguruan silat IKS PI Kera Sakti hingga menjadi besar seperti sekarang ini tidak lepas dari peran dukungan istri dan keluarga Raden Totong Kiemdarto, guru besar IKS PI Kera Sakti,” Pungkas M S Santoso.(lem)

Share :

Baca Juga

Madiun

Ini Penyebab Cafe “Memory” Terbakar

Madiun

Satu PDP Di Kota Madiun Meninggal, Keluarga Pasien Dikarantina

Madiun

Tidak Konsentrasi Saat Mengemudi, Siswa SMP Tabrak Pohon

Madiun

Tukang Becak dan Pengemudi Ojol dapat Ratusan Masker Gratis

Madiun

Anti Proverty Program Sasar Kelompok Masyarakat Hampir Miskin

Madiun

Dinas Perhubungan Akui Pengelolaan Parkir Belum Tertata

Madiun

Operasi Zebra Semeru 2020, Polres Madiun Bagikan Helm Gratis

Madiun

“Masyarakat Jangan Takut Wartawan”