Magetan /  -

Ngamuk, Bantai Tetangga, 1 Tewas 2 Luka Parah

Februari 17th, 2018 | Posted in Magetan | |
2018-06-18 13:27

Sabtu (16/02/2018)

Reporter : Riyanto

 

MAGETAN, (beritajurnal.com) – Jumat sore (15/02/2018) ketenangan Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, berubah geger. Seorang warganya mengamuk. Saat bertemu orang langsung dihajar. Bahkan tiga orang yang dibantai mengalami luka cukup parah hingga seorang tewas karena dibabat dengan senjata parang.

 

TKP warga mengamuk di Plaosan Magetan. (foto istimewa)

 

Informasi yang diperoleh, sore itu sekitat pukul 15.30 tersangka Wahyudi (37) terlihat sedang berjalan di sekitar jembatan desa setempat. Tanpa  ba bi bu, lelaki dengan perawakan sedang ini langsung menghajar dengan tangan kosong saat berpapasan dengan Sutrisno diatas jembatan dukuh Babar. “Sempat terjadi duel dengan pak Sutrisno,” ungkap seorang warga.

Tidak berhenti disitu saja. Pelaku yang pulang ke rumah ternyata langsung mengambil senjata tajam. Saat itu juga Wahyudi keluar rumah dengan senjata tajam di tangan bergerak menemui tetangganya.

Awalnya pelaku menemui Sutopo (71). Tanpa penyebabnya, pelaku langsung menghajar korban dengan senjata terhunus. Hingga mengakibatkan lelaki tua ini meninggal. Luka korban dengan bacokan pada  pergelangan tangan kanan, leher belakang dan pundak kanan.

Tidak berhenti disitu. Korban masih melakukan penganiayaan kepada tetangganya. Dua korban lainnya yakni Painem (75) dan Wagiman (75). Painem mengalami luka memar pada lengan tangan kiri, sedangkan Wagiman mengalami luka putus 3 jari tangan bagian kanan dan bahu depan kiri.

Warga yang mengetahui aksi membabi buta pelaku tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka takut menjadi korban berikutnya. Apalagi korban membawa senjata tajam.

Beruntung aksi gila yang dilakukan oleh Wahyudi berhasil diredam oleh Sarkawi yang merupakan tokoh masyarakat desa setempat serta dibantu warga sekitar . Dengan membujuknya akhirnya pelaku menyerahkan senjata tajam dan pelaku diserahkan ke Polsek Plaosan untuk diamankan.  “Saat ini pelaku masih kita amankan. Termasuk segera menolong para korban,” kata Wakapolres Magetan Kompol Asih Dwi Yuliati pada wartawan. Soal latarbelakang korban yang pernah terganggu jiwanya, Kompol Asih mengaku akan segera memeriksakan ke psikiater.

Menurut informasi yang beredar pelaku mengalami gangguan kejiwaan sejak orangtuanya meninggal dunia. Yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan dan sudah beberapa kali di bawa ke rumah sakit jiwa. Bahkan satu tahun yang lalu, Wahyudi sering menganiaya diri sendiri dengan senjata tajam yang mengakibatkan luka pada perutnya. (yan)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.