Ponorogo /  -

Pedagang Tolak Relokasi ke Bekas RSUD

Mei 16th, 2017 | Posted in Ponorogo | |
2017-10-22 22:51
PONOROGO, (JURNAL) – Bagaimana nasib pedagang Pasar Songgolangit pasca terbakar. Perlu segera dilakukan relokasi. Hal ini karena pedagang segera bisa berjualan lagi kendati dagangannya ludes terbakar. Namun, hingga kini masih terjadi tarim ulur relokasi pedagang Pasar Songgolangit nampaknya cukup alot. Pasalnya dua belah pihak, baik Pemkab Ponorogo maupun pedagang Pasar Songgolangit yang terdampak mempunyai opsi sendiri.

Pemkab Ponorogo mempunyai opsi merelokasi pedagang di eks RSUD dr Harjono. Dengan membangunkan bangunan semi permanen. Namun, pedagang terdampak, menginginkan relokasi tetap ada di sekitar lokasi pasar songgolangit. “Kalau direlokasi di bekas rumah sakit jelas akan sepi,” kata seorang pedang saat dilakukan dialog.

Sementara walaupun yang terbakar hanya sisi bagian Selatan Pasar Songgolangit. Namun, baik Pemkab maupun Polres Ponorogo melarang pedagang di pasar tersebut berjualan selama tiga hari.

“Untuk kepentingan bersama, selama tiga hari, mulai kemarin, pedagang tidak kami ijinkan untuk berjualan,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Addin Andana Warih, Selasa (16/5/2017).

Hal itu menurut Addin berlaku bagi semua pedagang. Baik yang kios atau lapaknya terbakar maupun yang tidak terkena dampak kebakaran.

Addin menjelaskan, jika yang tidak terbakar diperbolehkan jualan akan timbul rasa iri. “Dikhawatirkan jika yang tidak terbakar diperbolehkan jualan akan ada rasa iri. Jadi ini selama tiga hari tidak boleh jualan,” tambahnya. (brj/eko)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.