Home / Madiun

Rabu, 24 Juli 2019 - 07:07 WIB

Pelatihan Ketrampilan dan Alokasi Dana Kelurahan Kuncen

Reporter : Salem

 

MADIUN, – Sebanyak 22 warga kelurahan Kuncen, kecamatan Taman, Kota Madiun mengikuti pelatihan tata rias wajah yang dilaksanakan selama enam hari sejak Senin (22/7/2019) hingga Sabtu (27/7/2019) di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK) Puspita, jalan Flores, Kota Madiun.

Lurah Kuncen, Basori, mengatakan, pelatihan tata rias untuk warga Kuncen tersebut dimaksut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan serta mengurangi angka kemiskinan dengan memberikan pelatihan ketrampilan dan peluang kerja kepada masyarakat.

“Tujuanya untuk meningkatkan kesejahteraan, mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan pendapatan di masyarakat,” Kata Lurah Kuncen, Basori, Selasa (23/7/2019).

Dia menerangkan, rekrutmen peserta pelatihan dilakukan melalui sosialisasi kegiatan PKK dan pengumuman ditingkat RT dan RW diwilayah Kelurahan Kuncen. Dengan menggunakan dana Kelurahan sebesar Rp. 58.000.000,- tahun anggaran 2019 diharapkan kedepan terbuka peluang kerja untuk warga kelurahan Kuncen.

“Dan Alhamdulillah sejak dilakukan sosialisasi melalui kegiatan PKK dan pemberitahuan di tingkat RT/RW peminatnya cukup banyak dan kegiatan ini merupakan tindak lanjut usulan dari masyarakat Kuncen,” Terangnya.

Sementara, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Madiun, Wartajiono Hadi, mengungkapkan, terkait dengan dana kelurahan, pihaknya akan melakukan pendampingan pelaksanaan kegiatan dengan membentuk tim pendamping yang bertugas memantau kegiatan fisik dan membantu penyelesaian administrasi yang berkaitan dengan dana kelurahan.

“Kejaksaan membentuk tim dan akan melakukan pendampingan kegiatan di 27 Kelurahan di Kota Madiun. Tujuanya, agar dana kelurahan bisa tepat anggaran, tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Wartajiono Hadi.

Dilain pihak, Kapolsek Taman, Komisaris Polisi Sarwono, menegaskan, Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama dan bukan semata mata tugas Polri atau TNI. Peran ketua RT/RW sangat penting sebagai ujung tombak terdepan terciptanya keamanan lingkungan.

“Bersama TNI, Polri dan ASN terus berupaya memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban mulai dari tingkat bawah dan berkomitmen memberi pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” Pungkasnya.(lem/ad)

Berita ini telah dibaca 16 kali

Share :

Baca Juga

Kasus Raja Pati di Madiun, Istri Korban Menghilang
Kades Pucangrejo, Sawahan Akhirnya Ditangkap Polisi
Babak Pertama Pertahanan Polres Madiun Jebol
Penghargaan KLA Tahun 2019 Kado Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 451
Taman Selfie Destinasi Wisata Alam Desa Kebonagung
Bawa Kabur Kendaraan, Wage Diringkus Polisi
Kabupaten Madiun Revitalisasi Pasar Mlilir
Masuk 20 Besar 100 Smart City, Pemkot Madiun Gelar Bimtek Tahap Pertama