Madiun /  -

Peluang Bisnis dengan Pelatihan Batik Madiun

Agustus 8th, 2018 | Posted in Madiun | |
2018-09-20 10:26

Reporter : Salem

 

MADIUN,- Batik adalah identitas budaya Indonesia. UNESCO sendiri secara resmi telah mengakui bahwa batik merupakan warisan budaya sejak 2009 lalu. Namun bukan hanya identitas yang dimiliki secara nasional, secara kedaerahan batik juga menjadi identitas, karena dari Sabang sampai Merauke punya ciri batik masing-masing.

Seperti di Kabupaten Madiun misalnya, kabupaten Madiun juga memiliki ciri khas dan corak warna batik tersendiri dan berbeda dengan batik dari daerah lain. Sebagai warisan budaya batik dianggap memiliki nilai-nilai dan pengetahuan yang melekat di dalamnya, termasuk sejarah, persebaran di seluruh nusantara, dan beragam motif yang menjadikannya sebagai kain peradaban.

 

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan Koprasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, Bambang Sudjiono, saat membuka kegiatan “Pelatihan Pendamping Kegiatan Anti Proverty Program (APP) Bidan Industri” bersama penggiat dan pengrajin batik di Kabupaten Madiun.

“Kegiatan Anti Proverty Program (APP) merupakan program yang diperuntukan desa tertinggal atau wilayah wilayah menuju akses wisata,” Kata Kepala Bidang Perindustrian PERDAGKOP – UM, Rabu (8/8/2018).

 

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan Koprasi Dan Usaha Mikro (Perdagkop – UM) Kabupaten Madiun, Bambang Sudjiono

 

Menurut Bambang, pelatihan batik yang diikuti oleh penggiat dan pengrajin batik beetujuan untuk meningkatkan eksistensi batik di Kabupaten Madiun, khususnya untuk menunjang sektor Pariwisata. “Pasalnya batik merupakan budaya warisan yang memiliki nilai sejarah dan menjadi daya tarik wisata sejak tahun 2009,” Terangnya.

 

 

Kegiatan pelatihan batik, Pemerintah Kabupaten Madiun, berharap mampu merangsang minat masyarakat untuk lebih meningkatkan mutu atau kwalitas batik yang sudah ada. “Bahkan ini merupakan peluang besar bagi masyarakat madiun untuk meningkatkan perekonomian dengan adanya terciptanya lapangan pekerjaan dibidang batik,” Ungkapnya.

Dan Pemerintah Kabupaten Madiun mendukung sepenuhnya penggiat batik dengan melakukan kegiatan pelatihan melalui dinas dinas yang terkait agar kesejahteraan masyarakat benar benar terwujut. “Bahkan saat ini kita mengusulkan kepada pemerintah untuk membuka ruang dan memanfaatkan aset aset daerah yang tidak terpakai untuk difungsikan sebagai pasar produk daerah,” Pungkas Kepala Bidang Industri PERDAGKOP – UM Kabupaten Madiun.(lem/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.