Home / Pacitan

Rabu, 26 Juni 2019 - 15:59 WIB

Penderita Hepatitis A di Pacitan Capai 701 Orang

 

PACITAN,- Setelah dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), penderita  Hepatitis A di Pacitan bertambah. Jika sebelumnya tercatat 581 orang, saat ini, Rabu (26/6/2019), menjadi 701 orang.

“Hari ini, tercatat berambah 120 warga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr Eko Budiono pada wartawan.

Dari pendataan yang dilakukan Dinkes, penyebaran penyakit ini yang semula hanya menjangkiti 7 kecamatan, kini bertambah menjadi 8 kecamatan.

Menurut Eko, 8 kecamatan itu adalah Kecamatan Sudimoro terdapat 436 warga yang terjangkit, Kecamatan Sukorejo 53 warga, Kecamatan Ngadirojo 117 warga, Kecamatan Wonokarto 25 warga. Kemudian Kecamatan Tulakan 49 warga, Kecamatan Bubakan 15 warga, Kecamatan Tegalombo 4 warga serta Kecamatan Arjosari 2 warga.

Menurutnya, virus yang menyebabkan penyakit tersebut dengan cepat menyebar melalui kontak fisik dengan penderita.

Sementara, Direktur RSUD dr Darsono, dr Imam Darmawan menyebut bahwa terdapat dua pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakitnya.

Sebelumnya, Bupati Pacitan Indartato menetapkan status KLB atas penyakit Hepatitis A tersebut untuk mempermudah proses penanggulangannya. Ia mengaku sudah melaporkan data penderita hepatitis A ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur.

Pemkab Pacitan melalui Dinkes juga terus mengumpulkan data terkait jumlah penderita maupun persyaratan lain. Penetapan KLB diharapkan lebih mengoptimalkan penanganan penyakit akibat virus tersebut. (jtn)

Berita ini telah dibaca 61 kali

Share :

Baca Juga

Pilkades Ngile Tulakan Berjalan Lancar dan Demokratis
Pilkades Nglaran 2019 Berjalan Lancar dan Kondusif
Kades Terpilih Wonoanti, Agus Riyono : Kemenangan ini milik masyarakat
Duh, Pembukaan Laga Livoli 2019 Pacitan Sepi Penonton
Kapolres Pacitan Hadiri Pengesahan Warga Baru PSHT 2019
25 Tim Berebut Piala Livoli Divisi 1 Pacitan 2019
Pacitan Kabupaten Pertama di Jatim yang Setujui Dana Hibah Pilkada 2020
Dua Balon Bupati Pacitan Kompak Jabat Erat