Home / Madiun

Rabu, 31 Juli 2019 - 07:53 WIB

Penghargaan KLA Tahun 2019 Kado Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 451

Reporter : Salem

MADIUN, – Kado istimewa hari jadi Kabupaten Madiun yang ke 451 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak berupa penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2019. Penyerahan penghargaan KLA dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yambise kepada Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, di Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019).

H. Ahmad Dawami, mengatakan, Kabupaten Madiun merupakan salah satu dari 135 Kota/Kabupaten yang dinilai berhasil melaksanakan program pemberdayaan terhadap kaum perempuan dan perlindungan terhadap anak anak dalam bidang kesehatan, pendidikan, kreatifitas dan ketrampilan. Kabupaten Madiun juga dinilai mampu memberi pelayanan memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk mendapatkan hak dan kebebasan berkarya.

“Alhamdulillah ini untuk yang ke 2 kalinya Kabupaten Madiun mendapat penghargaan KLA. Sekaligus sebagai kado terindah hari jadi Kabupaten Madiun ke – 451,” Kata Ahmad Dawami.

Bupati Madiun mengungkapkan, penghargaan KLA tahun 2019, merupakan wujud perhatian dari pemerintah pusat melalui kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak terhadap anak-anak di kabupaten madiun. Pun sebagai pijakan dasar untuk merumuskan kebijakan kebijakan lain yang menyangkut perlindungan anak dan perempuan agar lebih baik dan tepat sasaran.

“Tahun depan harus lebih baik. Pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan akan menjadi kebijakan prioritas pemerintah daerah kabupaten Madiun. Begitu juga dengan perlindungan terhadap hak perempuan dan anak,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan program pemerintah kabupaten M koadiun perihal anak yatim piatu, Bupati Madiun mengharapkan adanya pendataan yang riil terhadap anak yatim piatu. Dari 256 desa dan Kelurahan di 15 Kecamatan di Kabupaten Madiun datanya akan di klaster mulai dari Usia Dini, SD, SMP dan SMA. Itu merupakan wujud dari program yang harus kita pastikan, karena berkaitan dengan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

“Terutama perihal anak yatim piatu, harus ada pendataan secara rill dari jumlah dan lokasi diseluruh wilayah kabupaten Madiun. Agar program pemerintah dapat terealisasi tepat sasaran dan mereka mendapat hak dan kesejahteraan yang sama. Perihal anak menjadi prioritas dan tanggung jawab kita bersama,” Tambahnya.

Sementara Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak pada malam penghargaan kabupaten/kota layak anak 2019 menyampaikan, penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2019 merupakan hasil penilaian secara adminitrasi dan penerapan peraturan daerah, pemberian pelayanan terhadap anak dan perempuan yang dilakukan Kementerian diseluruh wilayah di Indonesia.

“Dari jumlah wilayah diseluruh Indonesia, 135 Kabupaten/Kota layak mendapatkan penghargaan KLA Tahun 2019. Dan saya ucapkan selamat kepada Kabupaten/Kota yang telah berhasil melindungi anak dan perempuan untuk Indonesia yang lebih maju,” Kata Yohana Susana Yambise.

Lima predikat penghargaan yaitu predikat Pratama, predikat Madya, predikat Nindya, predikat Utama dan Kabupaten/kota layak anak. Dalam pengharagaan ini ada sebanyak 135 Kabupaten/Kota di Indoensia berhasil meraih predikat Pratama, 86 Kabupaten/Kota meraih predikat Madya dan 23 kabupaten/Kota meraih predikat Nindya.

“Penghargaan itu adalah komitmen negara untuk menjamin perlindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan perlindungan anak,” Pungkas Menteri Pemberdaaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yambise.(lem/ad)

Berita ini telah dibaca 10 kali

Share :

Baca Juga

Kasus Raja Pati di Madiun, Istri Korban Menghilang
Kades Pucangrejo, Sawahan Akhirnya Ditangkap Polisi
Babak Pertama Pertahanan Polres Madiun Jebol
Taman Selfie Destinasi Wisata Alam Desa Kebonagung
Bawa Kabur Kendaraan, Wage Diringkus Polisi
Kabupaten Madiun Revitalisasi Pasar Mlilir
Pelatihan Ketrampilan dan Alokasi Dana Kelurahan Kuncen
Masuk 20 Besar 100 Smart City, Pemkot Madiun Gelar Bimtek Tahap Pertama