Madiun /  -

Peningkatan SDM Petugas Regrister Dorong Pencapain Target 95 Persen

Juli 18th, 2018 | Posted in Madiun | |
2018-10-23 01:01

Reporter : Salem

 

MADIUN, – Sebagai Agenda rutin tiap tahun, Kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Registrasi Kependudukan Desa/Kelurahan kembali dilaksanakan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
pada Tahun 2018 di ruang rapat Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Selasa (17/72018).

 

Narasumber saat menyampaikan materi kepada peserta bimtek. (foto istimewa)

 

Kegiatan Bintek yang dimaksud untuk memberi pembekalan teknis sekaligus sebagai pemantapan dan Pengenalan pengelolaan data melalui exel atau mikrosof kepada petugas register di Desa/Kelurahan agar dalam melaksanakan tugasnya petugas register memiliki kemampuan teknis yang standar dan kompeten.

Tugas utama dari Petugas Register ini adalah memverifikasi dan memvalidasi berkas permohonan penerbitan Dokumen Kependudukan seperti Kartu Keluarga, KTP-el, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Surat Keterangan Pindah.
Petugas Register juga harus memiliki pengetahuan di Bidang Administrasi Kependudukan.

 

Peserta bimtek ingin mengetahui program yang akan disampaikan nara sumber. (foto istimewa)

 

“Dan petugas Regrister tidak saja melakukan pendataan tapi dapat menjelaskan kepada masyarakat Desa/Kelurahan mengenai pentingnya Dokumen Kependudukan dan tatacara serta persyaratan yang dibutuhkan dalam pengurusannya,” Kata Kepala Bidang Pelayanan Dan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Ahmad Sofingi, Selasa (17/7/2018).

Ahmad Sofingi, menambahkan, kegiatan rutin dan pembekalan dilaksanakan guna memberi wawasan kepada petugas regrister tentang adanya kolom perubahan KTP-el, mengembangkan kemampuan Teknis Petugas Register dan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat di Bidang Administrasi Kependudukan.

 

 

“Termasuk mampu memberi wawasan kepada masyarakat tentang informasi pelayanan dan kendala kendala teknis yang bisa saja terjadi seperti kesedian material KTP-el dan sistem lainya,” Tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan tanya jawab dan shareng seputar informasi pelayanan dan kendala dilapangan yang dihadapi perugas regristrasi desa/kelurahan. “Untuk itu Dispendukcapil setiap hari memberikan informasi perihal perekaman data dan penggunaan material secara Online yang dapat diakses oleh masyarakat,” Ungkapnya.

Sementara untuk meningkatkan pengembangan SDM, sebanyak 38 petugas regristasi desa mengikuti program kuliah di Akademi Komunitas Negeri Madiun (AKNEMA) Ambil jurusan IT informasi Teknologi. “Diharapkan dengan mengikuti program kuliah di AKNEMA mampu memberikan inovasi pelayanan dokumen dan target percepatan dokumen 95% tahun 2018 tercapai,” Pungkas Sofingi.(lem/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.