Magetan /  -

Penyergapan Dua Perampok Bak Film Action

Agustus 31st, 2017 | Posted in Magetan | |
2017-11-25 01:38

MAGETAN, (beritajurnal.com) – Usaha melarikan diri dua perampok berhasil  digagalkan. Setidaknya dua orang yang diduga pelaku perampokan didesa Jomblang, Kecamatan Takeran, berhasil dibekuk tim gabungan Polres Magetan, di jalan raya Gorang- Gareng- Magetan. Tepatnya wilayah Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Rabu
(30/8).

Kedua perampok bernama Tresna Pahlefi Arif (33)  warga desa Kedungjati RT 01 RW 04 Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga dan  Ali Musodik alias Sodiq (40) alamat Desa Karang Sentul RT 5 kec. Padak mlarak Kabupaten Purbalingga sekarang di amankan di Mapolres Magetan. Berikut mobil pelaku untuk melakukan aksinya mobil Avanza no pol F 1454 PL ikut dijadikan barang bukti. ” Kedua pelaku dibekuk oleh petugas diwilayah Mojopurno, kemudian diamankan ke Mapolres Magetan,”  kata Agus Suprijanto, Kapolsek Takeran, Rabu (30/8).

Informasi yang diperoleh keduanya diduga pelaku perampokan dirumah Marban ( 67) warga Dukuh Bodri, Desa Jomblang, Kecamatan Takeran. ” Setelah dapat informasi dari korban perampokan, saya sebar informasi ke jajaran, pelaku dibekuk diwilayah Kecamatan Ngariboyo,”  jelas Kapolsek Takeran. Penangkapan bak film action.

Terpisah, Marban (67), mengaku anaknya,Agus Wahyu Jatmiko, terlibat perkelahian dengan dua orang perampok yang hendak menggasak harta bendanya, Rabu (30/8). Ironisnya, kedua pelaku berhasil melarikan diri ketika anaknya berteriak ada rampok. ” Anak saya teriak-teriak rampok, tetangga datang semua, kemudian kedua pelaku lari,” ujar Marban.

Akibat perkelahian dengan kedua perampok, anak korban mengalami luka memar disekujur tubuh, bahkan, telinga korban diduga terkena tembakan dari pistol jenis airsoft gun milik pelaku. Marban mengaku mendapat firasat buruk ketika ada mobil jenis minibus warna putih mondar – mandir didepan rumah sejak seminggu terakhir. Korban tidak berani keluar rumah, ketika mobil misterius tersebut muncul sekitar pukul 01.00 – 02.00 dinihari. ” Saya tidak berani keluar rumah, takut kenapa- napa,”  keluhnya.(yan)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.