Home / Madiun

Kamis, 11 November 2021 - 17:28 WIB

Peran Aktif Masyarakat Memerangi Rokok Ilegal dan Produk Tanpa Pita Cukai

 

Madiun, beritajurnal.com – Kampanye pemberantasan rokok ilegal dan peredaran produk tanpa pita cukai terus dilakukan oleh pihak Bea Cukai dan Pemkab Madiun dengan *Gempur Rokok Ilegal* melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pelaku usaha warung dan toko. Kabupaten Madiun terdapat beberapa titik wilayah perbatasan yang rawan menjadi sasaran peredaran rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai.

Hal tersebut disampaikan Seketaris Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Agus Suyudi saat membuka acara *Sosialisasi Peraturan Perundang Undangan Bidang Cukai* yang diikuti oleh masyarakat pelaku usaha warung dan toko Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Selasa (9/11/2021) sebagai upaya pencegahan dini peredaran rokok ilegal.

“Ini penting kita sampaikan agar masyarakat waspada dan tidak terjebak memakai, menjual dan mengedarkan rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai,” Kata Agus Suyudi, Selasa (9/11/2021).

Kegiatan sosialisasi tentang bea cukai juga sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah meminimalisir peredaran rokok ilegal sehingga Kabupaten Madiun bersih dari peredaran barang ilegal serta mengedukasi masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan apabila memakai, mengedarkan dan menjual termasuk aspek hukum bagi pelanggar.

“Dan ini sebagai bagian dari tanggung jawab kita untuk memberi perlindungan kepada masyarakat dari ancaman pidana akibat ketidak tahuan masyarakat tentang undang undang tentang cukai dan perihal rokok ilegal,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Agus, menuturkan, kampanye *Gempur Rokok Ilegal* akan terus dilakukan secara masif baik melalui sosialisasi edukasi kepada seluruh elemen masyarakat termasuk kegiatan operasi pasar dengan sasaran penjual warung, toko dan pasar bersama Tim Satgas Cukai yang melibatkan dari Pemkab Madiun, TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan.

“Karena era teknologi digital saat ini transaksi jual beli online sangat leluasa dan menjadi tantangan bagi Tim Satgas Cukai untuk membendung laju peredaran barang barang ilegal masuk masyarakat,” Jelas Agus Suyudi.

Seketaris Dinas Perdagkop dan UM, menegaskan, peredaran rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai selain merugikan negara juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat. Pasalnya, pembuatanya tidak terpantau dan tidak diketahui komposisi kualitas bahan yang digunakan sehingga sangat rawan terhadap gangguan kesehatan.

“Sanksi hukumnya sangat jelas bagi penjual, pengedar bahkan pemakai barang ilegal dan sudah diatur didalam undang undang tentang cukai yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat,” Tegasnya.

Diapun berharap setelah mengikuti kegiatan sosialisasi tentang bea cukai ini peserta membagikan hasilnya kepada warga lainya sesama penjual warung, toko dan konsumen. “Karena ini sangat membantu pemerintah mewujudkan program kesejahteraan dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Sementara petugas Bea Cukai Kabupaten Madiun dalam kesempatan tersebut memberikan pemaparan kepada peserta tentang ciri ciri rokok ilegal dan produk tanpa pita cukai yang dilarang untuk diedarkan, dijual dan dikomsumsi oleh masyarakat. Petugas juga menerangkan tentang model pita cukai rokok terbaru yang diterbitkan oleh pemerintah.(lem/adv)

Ciri ciri roko ilegal
– Rokok polos atau tanpa pita cukai
– Rokok dengan pita cukai berbeda
– Rokok dengan pita cukai bekas
– Rokok dengan pita cukai palsu

*Mari Kita Sama Sama Gempur Rokok Ilegal*

Share :

Baca Juga

Madiun

Operasi Patuh Semeru 2018, Polisi Tindak Tegas Kendaraan Pengangkut Miras

Madiun

Gebrak Masker, 10 Ribu Masker Untuk Memutus Rantai Penyebran Covid – 19 di Kabupaten Madiun

Madiun

Era Digitalisasi Guru Dituntut Profesional dan Beraklhak

Madiun

Musim Libur Lebaran Akhirnya (Hanya) Diperbolehkan Mudik Lokal

Madiun

KAI Terapkan Syarat Naik KA Jarak Jauh Terbaru, Sesuai SE Kemenhub No 4 Tahun 2021

Madiun

Dugaan Rekayasa Mekanisme Hukum Kasus Penculikan dan Pencabulan Anak Dibawah Umur, LSM WKR akan Laporkan ke Mabes Polri, KPAI dan Kompolnas

Madiun

Istiqhosah Dan Do’a Bersama Polresta Madiun Pasca Pileg dan Pilpres

Madiun

Arus Balik, Jalur Saradan Macet Merayap