Home / Madiun

Kamis, 11 November 2021 - 04:44 WIB

Peringatan Hari Pahlawan, PT KAI Daop 7 Madiun Gandeng Railfans “Pecel” Sosialisaikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Vice President Daop 7 Madiun, Hendra Wahyono

Vice President Daop 7 Madiun, Hendra Wahyono

 

Madiun, beritajurnal.com – Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, peringatan hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang bersama Komunitas Pecinta Kereta Api Lingkup (Pecel) Madiun di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) No. 138, Kota Madiun, Rabu (10/11/2021).

15 orang Railfans dengan didampingi 7 petugas pengamanan KAI dan Tim Humas KAI melakukan sosialisasi dengan membentangkan spanduk dan membagikan bendera merah putih, sticker dan masker kepada masyarakat terkait himbauan pengguna jalan agar waspada dan berhati hati saat melintasi perlintasan sebidang.

“Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kami terhadap jasa jasa para pahlawan serta sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang,” Kata Vice President Daop 7 Madiun, Hendra Wahyono, Rabu (10/11/2021).

Hendra, mengungkapkan, selama tahun 2021 di wilayah Daop 7 Madiun telah terjadi 9 kali kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang mengakibatkan 8 orang luka ringan serta 8 orang meninggal dunia. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan pada perlintasan lantaran para pengendara yang tetap melaju meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi.

 

“Dan kegiatan sosialisasi ini suatu bentuk upaya kami menekan angka kecelakaan yang terjadi diperlintasan sebidang. Dalam kurun waktu tahun ini terjadi 9 kali kasus kecelakaan,” Ungkapnya.

Dia menjelaskan, terdapat 351 perlintasan sebidang di Daop 7 Madiun dengan rincian 211 terjaga oleh KAI dan 4 oleh Pemda serta sebanyak 136 sebidang tidak terjaga (terpasang Early Warning System sebanyak 95, tidak terpasang sebanyak 41). Selain itu terdapat 44 perlintasan tidak sebidang dengan rincian 1 Fly Over dan 43 Underpass.

Upaya lainya untuk menekan terjadinya kasus kecelakaan, Daop 7 Madiun juga gencar melakukan penutupan perlintasan sebidang liar. “Selama periode Januari – Oktober 2021 sebanyak 26 perlintasan sebidang yang ditutup dan dilakukan normalisasi jalur. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan perjalanan KA di perlintasan sebidang,” Jelas Hendra.

Diketahui perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Meningkatnya mobiltas masyarakat dan kendaraan memunculkan perlintasan sebidang dan memicu timbulnya permasalahan yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang.

“Apalagi saat ini terjadi peningkatan frekuensi KA yang melewati Stasiun Madiun dan banyaknya kereta yang beroperasi khususnya saat akhir pekan,” Tambahnya.

Daop 7 mencatat frekuensi KA yang melewati Stasiun Madiun saat akhir pekan sebanyak 51 KA dengan rincian 42 KA penumpang, 5 KA Ketel, dan 4 KA Parcel. Vice President Daop 7 Madiun, mengimbau kepada masyarakat agar semakin berhati hati pada saat melalui perlintasan sebidang. Pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi.

“Dan mendahulukan kereta api serta memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dulu melintasi rel,” tutup Hendra.(lem)

Share :

Baca Juga

Madiun

Terlilit Hutang Seorang Pria Ditemukan Tewas Dirumah Calon Mertua

Madiun

Gelapkan Mobil Dan Motor Bujangan Gunungsari Diringkus

Madiun

Ini Penyebab Cafe “Memory” Terbakar

Madiun

Deteksi Kerawanan Pangan Kabupaten Madiun Lakukan Survey PPH 2017

Madiun

Tekan Lonjakan Harga 9 Bahan Pokok, Dinas Perdakop UM Sidak Pasar Tradisional

Madiun

Mantan Sekwan DPRD Kota Madiun Divonis

Madiun

535 Anak Yatim Piatu Terima Bantuan dari Pemkot Madiun

Madiun

“Mbah Danoen” Pecel Dari Kedondong