Madiun /  -

Peringatan HUT RI Tahun 2018, Sebanyak 387 Narapidana Di Madiun Mendapat Remisi

Agustus 17th, 2018 | Posted in Madiun | |
2018-09-20 10:24

 

Reporter : Salem

 

MADIUN, – Sebanyak 387 warga binaan atau narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Madiun dan Lapas Pemuda Madiun, mendapat remisi berupa pengurangan masa hukuman dalam peringatan HUT RI Ke – 73 Tahun 2018.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas I Madiun, Suharman, mengatakan, sesuai rekapitulasi pemberian remisi umum (RU), dari jumlah total 387 narapidana masing-masing mendapatkan remisi berbeda-beda.

“Makna kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat. Dan warga binaan di Lapas Klas I dan Lapas Pemuda berhak menikmati kemerdekaan salah satunya dengan mendapatkan pengurangan masa tahanan,” Kata Suharman, Jum’at (17/8/2018).

 

Yuli Hartono, Kalapas Pemuda Klas II A Madiun, (foto Jurnal/Salem)

 

Dia memaparkan sebanyak 387 warga binaan Lapas Klas I dan Lapas Pemuda Madiun telah mendapatkan SK remisi dari Kementerian Hukum dan Ham sesuai jumlah yang diusulkan bagi narapidana yang telah memenuhi persyaratan berupa hak objektif dan subjektif.

Sementara Yuli Hartono, Kalapas Pemuda Klas II A Madiun, menambahkan, dari jumlah 387 narapidan yang mendapat remisi umum diantaranya, 23 napi mendapat remisi Satu bulan, 112 remisi Dua bulan, 172 remisi Tiga bulan, 60 remisi Empat bulan.

“7 napi mendapat keringanan tahanan Lima bulan, 1 napi remisi Enam bulan dan 12 narapidana langsung bebas. Dan semua yang mendapat remisi merupakan narapidana yang vonis hukumanya dibawah Lima tahun,” Kata Yuli Hartono.

Seperti diketahui, sebanyak 387 warga binaan narapidana Lapas Klas I dan Lapas Pemuda Madiun menerima SK remisi umum dari Kementerian Hukum dan Ham. Penyerahan SK remisi dilakukan saat pelaksanaan upacara peringatan HUT RI Ke – 73 di halaman Lapas Klas I Madiun.

 

SK remisi 387 narapidana diserahkan oleh Wakil Wali Kota Madiun. (foto Jurnal/Salem)

 

Penyerahan SK remisi 387 narapidana diserahkan oleh Wakil Wali Kota Madiun, Armaya (Yayak) selaku Inspektur Upacara (Irup) kepada perwakilan narapidana. Selain itu Wakil Wali Kota Madiun juga menerima cinderamata dari Lapas Klas I Madiun berupa lukisan burung merak hasil karya warga binaan.

Menurutnya, remisi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian negara terhadap narapidana dan anak untuk menuju hal yang positif. “Pemberian Remisi diharapkan mampu membantu mereka untuk menyadarkan diri mengubah perilakunya menjadi lebih baik,” Pungkas Wakil Wali Kota Madiun.(lem)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.