Home / Ponorogo

Kamis, 16 Agustus 2018 - 18:06 WIB

Peringati HUT RI ke 73, Mahasiswa IAIN Ponorogo bikin 110 Tumpeng

110 tumpeng dibikin mahasiswa IAIN Ponorogo. (foto repro detik.com)

110 tumpeng dibikin mahasiswa IAIN Ponorogo. (foto repro detik.com)

PONOROGO,- Jika biasanya peringatan Hari Kemerdekaan RI diisi dengan upacara atau pengibaran bendera, ribuan mahasiswa IAIN Ponorogo ini mencoba menggelar acara yang berbeda.

Meeka mengumpulkan 110 tumpeng lengkap dengan hiasan bendera merah putih di tengah lapangan Desa Pintu, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

Acara yang diikuti oleh 2700 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo ini digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus memupuk rasa nasionalisme bagi para mahasiswa baru.

“Diharapkan sebagai mahasiswa bisa jadi kader perjuangan bangsa dengan mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif. Apalagi mahasiswa berperan aktif dalam pergerakan menuju kemajuan RI, seperti di tahun 1945, 1967 dan 1998,” tutur Kajur Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Ponorogo, Iswahyudi, saat ditemui┬ádi lokasi, Kamis (16/8/2018).

Tumpeng pun sengaja dipilih untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI karena mempunyai filosofi jika semakin tinggi maka akan semakin mengerucut kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal nada juga disampaikan Ketua BEM IAIN Ponorogo Andi Handika. Menurutnya, tumpeng juga menjadi simbol perjuangan masa lalu bangsa demi meraih kemerdekaan.

“Ini juga sebagai cermin untuk melihat perjuangan masyarakat zaman dulu dalam memperjuangkan kemerdekaan,” tambahnya. (berita sudah dimuat di detik.com)

Berita ini telah dibaca 23 kali

Share :

Baca Juga

Geger, Wanita ini Tewas Dengan Leher Tergorok Gerinda
Tak Kuasai Medan, Mobil Temanten Terguling, 8 Orang Dilarikan ke RS
Todongkan Pistol, Perampok Kuras Uang Toko Besi
Ngumpet di Trenggalek, Gerombolan Maling Motor Dihadiahi Timah Panas
Korban DBD di Ponorogo Bertambah Lagi, Anak 6 Tahun Meninggal
DB di Ponorogo “Ngamuk”, Renggut 3 Jiwa
Dua Cewek Plus Mucikari Esek-esek Online Diciduk Polisi
Tolak Pindah ke Pasar Relokasi, Ibu-ibu Pilih Gelar Doa