Home / Madiun

Selasa, 5 Januari 2021 - 21:38 WIB

Polisi Tangkap Inisiator Pesta Pergantian Tahun Baru

Reporter : Dimas Salem

Madiun, beritajurnal.com – Polisi menangkap Agus Basunondo alias Nondo, warga desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Agus Basunondo alias Nondo, ditangkap dan diduga kuat sebagai inisiator acara pesta sehingga terjadi kerumunan massa yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Mejayan, AKP Sigit Siswadi saat jumpa Pers kasus kerumunan massa menyambut pergantian tahun baru 2021 diwilayah hukum Polres Madiun. Tersangka juga melakukan penggalangan dana dan memfasilitasi acara di malam pergantian tahun.

“Tersangka AB, yang membuat ide acara pesta pergantian tahun yang lokasinya di tempat parkir Sekolah Dasar (SD) di desa Ngampel,” Kata AKP Sigit Siswadi, Selasa (5/1/2021).

Kapolsek Mejayan, mengungkapkan, saat dilakukan penggrebekan dilokasi Polisi tidak menemukan aktivitas massa dan hanya menemukan beberapa alat elektronik (sound sistem), proyektor, satu krat botol miras dan satu jerigen arak jowo (Arjo).

“Dan sepuluh orang kita amankan untuk dimintai keterangan,” Ungkapnya.

Lebih lanjut AKP Sigit Siswadi, menerangkan, dari keterangan sembilan orang yang diamankan muncul nama Agus Basunondo sebagai inisiator dan penggalangan dana yang melibat warga dari 2 RT di desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, kabupaten Madiun.

“Bahkan tersangka AB sendiri mengaku dirinya belanja miras dan memasak makanan untuk acara tersebut,” Terangnya.

Sementara Agus Basunondo, mengakui, kegiatan pesta pergantian tahun biasa dilaksanakan pada malam tahun baru oleh warga RT 8 dan RT 9 dengan acara tasyakuran dan pesta kembang api. Bahkan pada kegiatan kemarin dirinya sudah dapat peringatan dari pihak desa.

“Saya menyesal mengindahkan peringatan dan tetap melaksanakan kegiatan pesta ditengah pandemi Covid – 19” Tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka dijerat UURI pasal 93 nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan. Agus Basunondo juga terancam hukuman satu tahun kurungan penjara dan denda 100 juta rupiah.(lem)

Share :

Baca Juga

Madiun

Polisi Periksa 9 Saksi Pasca Insiden Mejayan

Madiun

Cegah Gratifikasi Pemkot Madiun Undang KPK

Madiun

Diduga Bunuh Diri, Pria Paruhbaya Tabrakan Dirinya ke Kereta Api Tangki

Madiun

Mudik, Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Siang Hari

Madiun

Balon Udara Bahayakan Penerbangan

Madiun

Aman, Tradisi Suroan Dan Suran Agung, Brem Polres Madiun Dapat Penghargaan

Madiun

Diduga Sopir Ngantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pagar, 3 Penumpang Luka

Madiun

Aniaya Murid, 5 Pelatih Pencak Silat jadi Tersangka