Home / Ngawi

Rabu, 24 Februari 2021 - 04:55 WIB

PPKM Diperpanjang, Pekerja Seni Mengeluh

Ngawi, beritajurnal.com, – Rencana Penerapan PPKM skala mikro se Jawa-Bali yang diperpanjang oleh pemerintah sampai 8 Maret 2021 membuat resah pelaku seni di Kabupaten Ngawi. Hal ini disampaikan oleh Ahmat Widayanto, Koordinator Persatuan Sound System Jogorogo Kendal (PPSJK) saat menemui Plh Bupati Ngawi, Moh Sodiq Tri Widiyanto untuk beraudiensi.

Namun dalam audiensi ini, Plh Bupati Ngawi tidak memberikan jawaban memuaskan terkait boleh tidaknya menggelar hiburan dalam hajatan.

“Kita menemui Plh Bupati Ngawi minta solusi terbaik agar para pelaku seni diberikan kelonggaran untuk menggelar hiburan,” kata Ahmat Widayanto yang juga merupakan Kades Dawung, Kecamatan Jogorogo, Senin (22/2/21).

Ahmat Widayanto secara tegas menyatakan setuju dengan penerapan PPKM demi pencegahan Covid-19, namun dirinya juga meminta pada pemerintah agar memberi solusi yang tepat untuk nasib para seniman ditengah pandemi ini.

“Poinnya kita setuju dengan PPKM skala mikro demi pencegahan Covid-19. Tetapi keberadaan para seniman juga diberikan ruang dan waktu untuk berkreasi,” lanjutnya.

Keluhan juga diungkapkan oleh seorang praktisi seni Ngawi, sebut saja Iwan. Dia sebagai MC pada perhelatan perkawinan yang biasa disebutan Dalang Manten dan namanya sudah kondang sampai luar kabupaten bahkan luar propinsi. Lebih dari itu juga berpengalaman sebagai dalang wayang kulit di pakeliran serta sebagai pemain ketoprakpun dia jelajahi.

Iwan, salah satu pekerja seni di Ngawi

 

“Di era pandemi Covid-19 yang segala kegiatan mengacu kepada digitalisasi, para pekerja seni seolah dapurnya jarang mengepulkan asap. Maklumlah mas. Untuk menyalakan api dapur kesulitan karena tidak ada penghasilan,” tutur polos Iwan kepada awak media saat berbincang ringan.

Sementara, Moh. Sodiq Tri Widiyanto, Plh Bupati Ngawi mengatakan bahwa pihaknya tetap menampung aspirasi dari masyarakat. Namun untuk memberikan kebijakan, pihaknya harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Ngawi.

Moh. Sodiq menegaskan seluruh stakeholder yang terlibat dalam penanganan Covid-19 harus bisa memberikan edukasi tentang bahaya penyebaran Covid-19. “PPKM skala mikro tetap diperpanjang, namun ada beberapa item penanganan yang akan ditata ulang,” ujar Plh Bupati Ngawi.

Ditambahkan, penerapan PPKM skala mikro tersebut dilaksanakan untuk menangkal penyebaran Covid-19. Namun disini, pemerintah juga punya kewajiban untuk memberikan kepastian ekonomi pada masyarakat. (Gg/pdy)

Share :

Baca Juga

Ngawi

Warung Fasilitas Esek-esek di Paron Digerebeg

Ngawi

Waralaba di Ngawi Dibobol Maling

Ngawi

Jembatan Ngunengan Minta Tumbal, Nyawa Siswa SMP Terselamatkan

Ngawi

Pembobol minimarket ditembak, Ditangkap, Kabur, Didor

Ngawi

Adu Banteng, Braakk…Tiga Pemuda Tewas Tabrakan

Ngawi

Usai ikut Touring, Dua Remaja di Ngawi Tewas Disambar Bus

Ngawi

Tiga Penguras Sumur Sekarat, Dua Tewas di TKP

Ngawi

Cabuli Tetangga, Kakek Renta Masuk Bui