Home / Madiun

Selasa, 1 Oktober 2019 - 19:54 WIB

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Pasangan Bupati Dan Wakil Bupati Madiun Perkokoh Pondasi Birokrasi

Reporter ; Salem

MADIUN, – Satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati madiun periode 2018 – 2023, fokus memperkuat pondasi dan penataan birokrasi yang kokoh sebagai landasan keberhasilan pelaksanaan program pembangunan fisik maupun non fisik untuk pencapaian hasil kerja yang maksimal dan tepat sasaran.

Hal tersebut dikatakan bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, saat memberikan sambutan dalam apel besar refleksi genap satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati periode 2018 – 2023 yang diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di halaman pendopo Ronggo Djoemeno, kabupaten Madiun, Selasa (24/9/2019).

“Dengan pondasi yang kokoh serta pengelolaan program yang terencana Insyallah untuk pelaksanaan program berikutnya akan lebih mudah baik dibidang fisik dan non fisik,” Kata Ahmad Dawami yang didampingi Wakil Bupati Madiun, H. Heri Wuryanto.

Menurut bupati Madiun, banyak Hal yang harus disesuaikan terkait dengan visi misi pasangan BERKAH yang aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak. Berbicara tentang Inovasi sudah banyak prestasi telah kita capai baik mulai dari pemerintah kabupaten dan desa yang berdampak pada peningkatan perekonomian di masyarakat.

“Seperti contoh inovasi yang dilaksanakan dan mendapat penghargaan yaitu lomba desa, penghargaan WTP, penghargaan SAKIP dengan nilai BB dan penghargaan dibidang pariwisata,” Ungkap Bupati Madiun.

Perayaan menyambut tahun bari Hijriyah (Suroan) dan pelaksanaan Suran Agung tahun 2019 berjalan dengan aman dan tertib (Non Zero) merupakan sukses besar pemerintah kabupaten Madiun dalam mewujudkan Visi AMAN. Program Madiun Kampung Pesilat sebagai terobosan terwujutnya kabupaten Madiun yang aman dan damai.

“Begitu juga dengan kesenjangan sosial dan prostitusi. Penutupan tempat prostitusi sebagai langkah untuk menempatkan pelaku sebagai manusia pada umumnya dengan memberi pembekalan dan ketrampilan serta penyediaan pekerjaan kepada pelaku,” Terangnya.

Prioritas lainya yakni 20% alokasi dana desa (ADD) yang dikucurkan ke desa. Harapan bupati Madiun bukan saja targetnya bukan saja percepatan pembangunan infrastruktur. Akan tetapi pemberdayaan masyarakat dan kemandirian desa. Linear antara desa dengan Pemkab, linear Program Pemkab dengan Pemprov provinsi dan Pemprov dengan pemerintah pusat.

“Dengan 20% ADD untuk desa diharapkan proses pembangunan di 198 desa dapat dilaksanakan tepat pada sasaran. Untuk itu harus ada persamaan mindseat dan berinovasi dalam menggali potensi desa. Sehingga dengan adanya ADD 20% ini, permasalahan di desa tidak perlu naik sampai Pemkab,” Harap Kaji Mbing.

Apel besar refleksi satu tahun emerintahan pasangan BERKAH ini turut hadir, Wakil Bupati Madiun, Ketua TP PKK Kab. Madiun, Sekda Kab. Madiun, pimpinan OPD pemkab Madiun dan seluruh ASN Pemkab Madiun. “Kita secara continue akan mengawasi dan mengevaluasi kinerja ASN untuk meminimalisir kesalahan sekaligus sebagai peningkatan kunerja ASN.(lem/ad)

Berita ini telah dibaca 4 kali

Share :

Baca Juga

Jelang HUT Ke 74 TNI, Kodim 0803 Dapat Kejutan dari Polres Madiun
Aliansi Jurnalis Madiun Kecam Arogansi Aparat Terhadap Wartawan
Kasus Raja Pati di Madiun, Istri Korban Menghilang
Kades Pucangrejo, Sawahan Akhirnya Ditangkap Polisi
Babak Pertama Pertahanan Polres Madiun Jebol
Penghargaan KLA Tahun 2019 Kado Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 451
Taman Selfie Destinasi Wisata Alam Desa Kebonagung
Bawa Kabur Kendaraan, Wage Diringkus Polisi