Magetan /  -

Sartono “Dulur Dewe” : Pilkada Sebagai Ujian Demokrasi

Juli 18th, 2018 | Posted in Magetan | |
2018-10-23 00:56

 

Reporter : Danur

 

MAGETAN, – Perhelatan pilkada kabupaten secara serentak baru saja dilaksanakan. Dalam kontestasi tersebut pastilah ada pemenang dan juga pihak yang kalah.

Disini proses demokrasi kita lagi diuji. Apakah memang yang memenangkan pemilu adalah mereka yang benar-benar wakil dan juga menjadi harapan rakyat atau mereka menjadi pemimpin karena proses kecurangan.

 

Sartono “Dulur Dewe” (foto istimewa)

 

Di dapil VII Jawa Timur di Kabupaten Magetan yang melaksanakan Pilkada Kabupaten dan berhasil memilih pemimpin yang akan menahkodai Magetan selama lima tahun kedepan. Tentu sebagai pihak yang menang yaitu Prawoto-Nanik harus bisa merangkul semua pihak setelah perhelatan selesai karena mereka bukan milik partai pengusung tetapi sudah menjadi milik masyarakat Magetan secara umum.

Imam Mahfudz’ sebagai tim ahli Sartono Hutomo berharap kedepan tingkat toleransi masyarakat terhadap pilihan pilkada juga semakin tinggi. ” Tidak seperti zaman dahulu yang beda pilihan menjadi musuh berbulan bulan dan bertahun tahun , itulah demokrasi beda pendapat dan pilihan itu biasa.” tandas Imam Mahfudz.

 

Sartono Hutomo dalam kegiatan reses di Dapil VII Jatim  (foto istimewa)

 

Ditambahkan oleh Mahfudz bahwa Tak ada yang menang dan kalah, karena rakyatlah yang menang. “Begitulah demokrasi berjalan,” katanya. Pendidikan politik masyarakat harus selalu diupgrade supaya demokrasi di Indonesia semakin maju, itulah sebabnya program sosialisasi 4 pilar kebangsaan selalu digelar oleh anggota DPR RI dapil VII jawa Timur Sartono dulur dhewe. (dnr/ad)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.