Home / Madiun

Kamis, 30 April 2020 - 09:57 WIB

Satu PDP Di Kota Madiun Meninggal, Keluarga Pasien Dikarantina

Reporter : Salem

MADIUN,- Seorang warga Kota Madiun berinisial ANC dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Dr. Soedono meninggal dunia, Rabu (29/4), dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Josenan, Kota Madiun.

Menurut keterangan keluarga, pasien memiliki riwayat program diet ekstrem. Sehingga, menyebabkan asam lambung tinggi. ANC, pria 32 tahun yang bekerja di Yogyakarta, Sekitar 3 hari sebelum Ramadhan, pulang ke Kota Madiun. Namun, pada 24 April 2020 menderita sesak napas dan dilarikan ke UGD RSUD Dr Soedono.

Meski belum diketahui hasil swab test pasien, proses pemakaman dilakukan sesuai dengan SOP pemakaman jenazah pasien suspect dan positif Covid-19 dengan melakukan penyemprotan di sekitar area makam dan peti jenazah dibuat berlapis untuk menghindari penyebaran virus.

Meninggalnya 1 pasien PDP dibenarkan oleh Walikota Madiun, Maidi, yang sangat; mengapresiasi tindakan warga Josenan yang mau menerima pasien untuk dikebumikan di pemakaman umum. ‘’Saya berterima kasih kepada warga karena tidak menolak jenazah pasien meski berstatus PDP,’’ Kata Maidi.

Menurut Walikota, Pemkot Madiun sebenarnya telah menyediakan lahan khusus bagi pemakaman pasien suspect maupun positif Covid-19. Namun, rupanya warga Kota Madiun bisa menerima jenazah pasien. Sehingga, proses pemakamannya dilakukan di area pemakaman umum.

Tindakan antisipasi juga diambil oleh Pemkot Madiun dengan mengkarantina keluarga ANC sebelum hasil swab test keluar. Rumah pasien juga sudah disemprot dengan desinfektan. “Rencananya besok (Kamis, 30/4) petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada keluarga pasien,” Ujarnya.

Walikota, menghimbau kepada masyarakat untuk menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni, tentang physical distancing dan social distancing. Serta, selalu berperilaku hidup bersih dan sehat. Serta, mencuci tangan dengan sabun dan mengenakan masker saat keluar rumah.

‘’Kalau ada yang kesulitan makan, kami juga sudah siapkan Posko Sembako. Warga Kota Madiun tidak boleh ada yang kelaparan,’’ tandasnya.(lem)

Berita ini telah dibaca 216 kali

Share :

Baca Juga

Kelurahan Sukosari Ikut Andil Lomba Kampung Tangguh Semeru Kota Madiun
Bansos Bulakrejo Belum “Clear”
Pencoretan 56 Nama Penerima Bantuan BST Desa Bulakrejo Diduga Tanpa Sepengetahuan BPD
Mengaku Kasat Narkoba, Warga Kedunggalar Peras Uang dan Setubuhi Bunga
30 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Satu Diantaranya Masih Dibawah Umur
Tukang Becak dan Pengemudi Ojol dapat Ratusan Masker Gratis
HUT Bhayangkara Ke – 74 Polres Madiun Kota Bagikan SIM Gratis Dan Luncurkan Motor Tangguh Semeru
Dukung Pendidikan PT PLN Unit Madiun Serahkan Bantuan CSR Ke KB Nurul Ulum Nganjuk