Home / Ponorogo

Senin, 7 Januari 2019 - 14:36 WIB

SBBJ SMPN 1 PONOROGO TANAMKAN NILAI BUDAYA JAWA KEPADA SISWA

Reporter : Anny Hidayati

PONOROGO, – Kegiatan pentas seni budaya dan bahasa Jawa (SBBJ) merupakan agenda rutin SMPN 1 Ponorogo setiap tahun. Kegiatan ini merupakan ujian praktik bagi siswa kelas IX dan uji kompetensi bagi siswa kelas VII dan VIII dalam mata pelajaran seni budaya dan Bahasa Jawa. Pentas SBBJ SMPN 1 Ponorogo diadakan pada hari Rabu (2/1) sampai dengan Sabtu (4/1) bertempat di pendopo SMPN 1 Ponorogo.

Berbagai suguhan tari dan drama dalam bahasa Jawa disuguhkan oleh siswa-siswi SMPN 1 Ponorogo dan berhasil memukau para penonton.

Yuli Dwi Astuti, S.Pd, M.Pd kepala sekolah SMPN 1 Ponorogo

Yuli Dwi Astuti, S.Pd, M.Pd kepala sekolah SMPN 1 Ponorogo mengatakan bahwa kegiatan SBBJ merupakan kegiatan rutin tahunan untuk ujian praktik siswa kelas IX dan uji kompetensi seni budaya dan Bahasa Jawa bagi siswa kelas VII dan VIII. Namun ada hal yang paling mendasar yang ditanamkan dari kegiatan ini. Yakni melatih anak agar mampu membuat organisasi kecil dalam pentas seni sesuai tema yang diambil.

“Kegiatan pentas Seni budaya dan bahasa Jawa ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk ujian praktik mata pelajaran bahasa Jawa bagi siswa kelas IX dan uji kompetensi bagi siswa kelas VII dan VIII. Namun banyak hal yang dapat ditanamkan dari kegiatan ini yakni kedisiplinan, kolaboratif dan juga nilai budaya Jawa agar tetap di uri-uri di tengah kemajuan jaman, “jelas Yuli Dwi Astuti, S. Pd, M.Pd.

Lebihlanjut Yuli mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka memenuhi kurikulum dan agar anak dapat membuat karya yang maksimal tidak hanya menari namun juga bisa membuat organisasi kecil sesuai tema yang dipilih. Siswa juga dituntut untuk bisa mengorganisir sebuah pertunjukan mulai dari pengajuan proposal, mengatur mengatur managemennya, mengatur latihannya sampai dengan membuat pertunjukan yang dapat ditonton oleh masyarakat kecil keluarga SMPN 1 Ponorogo.

Tentunya suatu hal yang membanggakan apabila anak-anak didik mampu membuat sebuah pertunjukan yang hebat dan disaksikan oleh orang tua maupun bapak ibu guru pembimbing. Budi Prasetyo salah satu wali murid mengaku bangga dengan penampilan anaknya dalam SBBJ kali ini. “Saya bangga dan kagum kepada anak saya. Dia yang pemalu dan pendiam namun ternyata punya bakat terpendam dan hari ini saya menyaksikan penampilannya. SBBJ merupakan kegiatan positif untuk menggali bakat dan kreatifitas anak juga sebagai upaya menanamkan nilai budaya Jawa kepada siswa, “tutur Budi Prasetyo.

Sementara itu Yuli Dwi Astuti berharap agar kegiatan SBBJ menjadi kenangan manis bagi anak didik selama menjadi siswa di SMPN 1 Ponorogo. Anak-anak bangga terhadap seni tradisi, bangga hasil karyanya di tonton oleh orang banyak dan bangga bahwa dia pernah mampu mengelola sebuah pertunjukan. Harapan utama dari kegiatan SBBJ adalah melatih anak berorganisasi sehingga pada saat mereka bermasyarakat tidak merasa canggung.
Di sela-sela kegiatan SBBJ juga diadakan bazar yang memamerkan hasil karya dan kreatifitas siswa. Berbagai jenis makanan dan hasil kerajinan tangan dipamerkan dalam bazar atau show case yang digelar di halaman SMPN 1 Ponorogo. (any/ad)

Berita ini telah dibaca 205 kali

Share :

Baca Juga

Pemkab Ponorogo Berusaha Pulangkan 52 Warga Terdoktrin Kiamat
52 Warga di Ponorogo Terpapar “Hari Kiamat”, Ini kata MUI
Jalur Ponorogo – Trenggalek (Masih) Buka Tutup
Hujan Deras, Longsor, Jalur Ponorogo -Trenggalek Ditutup
2.062 Penari Jathil Pecahkan Rekor MURI
Tewasnya Wanita Tergorok Gerinda, Pelakunya Suami Korban, Ditembak Kakinya
Geger, Wanita ini Tewas Dengan Leher Tergorok Gerinda
Tak Kuasai Medan, Mobil Temanten Terguling, 8 Orang Dilarikan ke RS