Home / Ponorogo

Sabtu, 3 November 2018 - 06:58 WIB

Sedekah Bumi Desa Carangrejo Nguri-nguri Tradisi dan Menjaga Lingkungan Asri

(foto any hidayati)

(foto any hidayati)

Reporter : Anny Hidayati

PONOROGO, – Sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta, pemerintah desa Carangrejo mengadakan serangkaian acara yang terangkum dalam acara sedekah bumi. Serangkaian acara diadakan mulai dari ziarah makam, tumpengan, kirab hasil bumi, arak-arakan seni budaya, kenduri di makam kyai Sidiq Permono, Dzikrul ghofilin dan ritual larung sedekah di bendungan Sumorobangun pada hari Kamis dan Jum’at (1-2/11/18).

Tumpeng dan gunungan dibawa ke lereng Sedayu. (foto any hidayati)

Generasi muda yang tergabung dalam Bina Taruna Sido Rukun dukuh Plebon juga tidak mau ketinggalan turut memeriahkan acara dengan mengadakan penghijauan. 100 pohon alpukat ditanam di sepanjang jalan dukuh Plebon agar menambah asri lingkungan dan terwujudnya swasembada buah.
Ketua Bina Taruna Sido Rukun, Andi Prasetyo mengatakan bahwa penanaman pohon alpukat bertujuan untuk menambah asri lingkungan sekaligus agar terwujud swasembada buah di desa Carangrejo.

” Penanaman pohon alpukat ini bertujuan untuk memperindah lingkungan dukuh Plebon sekaligus terwujudnya swasembada buah. Ada seratus pohon alpukat yang kami tanam hari ini di sepanjang jalan lingkungan Plebon. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, “kata Andi Prasetyo.

Kepala desa Carangrejo Drs. Kamsun mengatakan bahwa acara sedekah bumi ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta sekaligus untuk nguri-uri budaya di desa Carangrejo. “Kegiatan sedekah bumi ini sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Alloh SWT sekaligus untuk nguri-uri budaya yang ada di desa Carangrejo. Dengan mengangkat semua kearifan lokal desa diharapkan dapat melestarikan tradisi yang sudah sejak dulu. Harapannya tentu saja agar masyarakat desa Carangrejo hidup ayem tentrem, murah sandang pangan dan makin maju, “tutur Drs. Kamsun.

Kades Carangrejo, Drs Kamsun menyerahkan bibit alpukat untuk ditanam dilingkungan deaa. (foto Any Hidayati)

Lebih Lebih l Kamsun mengatakan bahwa partisipasi masyarakat sangat mendukung suksesnya kegiatan sedekah bumi desa Carangrejo. Dalam acara sedekah bumi tersebut diawali dengan ziarah makam leluhur yang ada di desa Carangrejo dan arak-arakan tumpeng ke embung Beji sekaligus peresmian embung yang terletak di perbatasan desa Carangrejo dan Tulung. Tumpeng raksasa dengan 5 ingkung (ayam panggang) diarak dari rumah kepala desa ke embung beji.

Dilanjutkan dengan kirab seni budaya berupa gajah-gajahan , reyog, hadrah dan kompang menuju ke gunung Sedayu. Ribuan masyarakat tumplek blek ingin menyaksikan even budaya tahunan di desa Carangrejo. Berbagai hasil bumi yang disusun indah turut diarak menambah meriahnya suasana.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan sedekah bumi, diadakan larung sedekah di bendungan Sumorobangun pada hari Jum’at (2/11). Kegiatan sedekah bumi di desa Carangrejo akan menjadi agenda tahunan untuk mengangkat kearifan lokal yang ada di desa. (Any).

Share :

Baca Juga

Ponorogo

Festival Sukosewu, Bentangkan Sang Merah Putih Ukuran Besar

Ponorogo

Bupati Ipong Kukuhkan Kader Posyandu Remaja Radjawali Saat Tilik Desa Bedikulon

Ponorogo

Diduga Oplos BBM, Sebuah SPBU di Ponorogo Disegel

Ponorogo

Mesin Mati, Truk Terguling, Ratusan Ayam Berhamburan

Ponorogo

Balita Tewas Kesetrum Lampu Ari-ari

Ponorogo

Banyak PNS Bolos Upacara, Sekda Ponorogo Berang

Ponorogo

Hajar Korban dan Bakar Motor, 3 Pemuda Diamankan Polisi

Ponorogo

Karya Bakti Koramil Sooko Bersihkan Meterial Longsor di Desa Bedoyo