Madiun /  -

Sidang Istbat Nikah Siri Dapat Buku Nikah Permudah Anak Dapat Akta Kelahiran

Agustus 12th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-09-20 16:18

Madiun, JURNAL,- Untuk mempermudah pelayanan dan efektivitas pelaksanaan sidang dan penertiban Akta Akta dan pencatatan sipil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) melaksanakan sosialisasi Pelayanan Terpadu sidang Istbat dan Penerbitan akta akta dan pencatatan sipil di ruang sidang Dispendukcapil kabupaten Madiun, Selasa (8/8/2017).

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Madiun, Subandono, membuka kegiatan sosialisasi Sidang Isbat diruang rapat Bapeda.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Madiun, Subandono, mengatakan, sosialisasi pelayanan terpadu sidang Istbat ini perlu dilaksanakan selanjutnya disampaikan kepada masyarakat untuk melakukan pengesahan dan legalitas penertiban administrasi kependudukan sebagai kepatuhan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Sesuai data terdapat lebih dari 10 ribu warga yang belum memiliki surat kependudukan dan banyak masyarakat yang melakukan nikah dibawah tangan. Dan itu harus diperkuat dengan pengesahan melalui sidang yang dilakukan oleh pengadilan agama maupun pengadilan negeri sehingga memiliki hukum tetap,”kata Subandono, saat membuka acara Sosialisasi Pelayanan Terpadu Istbat dan Penertiban Akta Akta dan Pencatatan Sipil, Selasa (8/8/2017).

Selain hal tersebut, pelayanan terpadu Istbat dan penertiban akta akta, mempermudah masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan sehingga yang bergungsi meminimalisir permasalahan yang dapat timbul  q dikemudian hari. “Termasuk permasalahan permasalahan legalitas anak yang lahir atau hasil perkawinan dibawah tangan yang selama ini kesulitan mendapatkan surat atau akta kelahiran,” jelasnya.

Nara sumber, Ahmad Sofingi menjelaskan kepada peserta sosialisasi Sidang Isbat untuk segera disampaikan kepada masyarakat

Sementara nara sumber dari Kepala Bidang Pelayanan Dan Catatan Sipil Dispendukcapil kabupaten Madiun, Ahmad Sofingi,, S.E, menerangkan, beberapa sidang Istbat  yang bisa dilaksanakan adalah sidang Istbat nikah, sidang Istbat pengesahan asal usul anak, Sidang Istbat perubahan nama dimana sebagai domainnya di Pengadilan Agama (PA). Sementara untuk perubahan data atau nama akte kelahiran akan ditangani oleh pengadilan negeri (PN).

“Sedangkan untuk akurasi  data, Dispendukcapil kabupaten Madiun melibatkan petugas registrasi desa,  dimana petugas ini lebih mengetahui kondisi penduduk di desa dan diwilayahnya masing masing,”terang Ahmad Sofingi, kepada wartawan JURNAL.

Menurut Ahmad Sofingi, terdapat satu fenomena dalam masyarakat, masih banyak perkawinan yang tidak tercatat yang berakibat tidak dapat diterbitkannya akta kelahiran bagi anak yang lahir dari satu perkawinan yang orang tuanya tidak mempunyai akta perkawinan. Dengan program pelayanan terpadu Istbat dan Penerbitan akta akta kependudukan dapat membantu masyarakat mendapatkan hak dan kekuatan hukum tetap.

“Negara melalui Pengadilan Agama kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun dan Kementerian Agama Kabupaten Madiun, melaksanakan program ini agar dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan istbat nikah terpadu dan sebagai bentuk peningkatan pelayanan oleh pemerintah kabupaten Madiun,” pungkasnya.(Lim/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.