Magetan /  -

Suprawoto – Nanik Sumantri Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terkaya

Januari 22nd, 2018 | Posted in Magetan | |
2018-11-16 09:34

Magetan Senin 22/01/2018
Reporter : Riyanto

 

MAGETAN, (beritajurnal.com) – Jika sebelumnya beritajurnal.com melansir kandidat paling kaya calon bupati magetan yang bertarung di pilkada 27 Juni mendatang kandidat terkaya di tempati Ketua DPRD magetan Joko Suyono, kali ini beritajurnal.com melansir kekayaan tiga pasangan jika di jadikan satu.
Rangking satu untuk harta kekayaan perseorangan calon bupati dan wakil bupati Magetan yang bertarung di Pilkada 27 Juni mendatang perseorangan dimiliki Joko Suyono Ketua DPRD Magetan sebesar Rp 4,8 milyar.

Pasangan Suprawoto-Nanik Sumantri saat daftar ke KPU. (foto jurnal/Yanto)

 

Bila di jumlah dengan harta kekayaan Pasanganya Miratul Mukminin sebesar Rp.1,7 Milyar masih kalah dengan pasangan Suprawoto dan Nanik Sumantri istri Bupati Magetan saat ini capai Rp.8,8 milyar. Berukut daftat kekayaan ketiga pasangan yang di ambil dari laman kpk.co.id

Di urutan pertam di miliki pasangan Suprawoto Nanil Sumantri sebesar Rp.8,9 milyar. Suprawoto memiliki harta kekayaan Rp.4.470.911.307 sedang wakilnya Nanik Sumantri lebih tinggi sedikit yaitu Rp. 4.483.255.112.

Pasangan Miratul Mukminin Joko Suyono sebesar Rp.6,6 milyar. Dengan rincian yang di ambil dari laman kpk.co.id Miratul Mukminin sebesar Rp.1.779.272.000 rupiah Wakilnya Joko Suyono lebih kaya yaitu sebesar  Rp.4.862.800.000 rupiah bila di gabung kekayaan pasangan ini menempati kekayaan nomer dua setelah Suprawoto dan Nanik Sumantri.

Di urutan terakir Pasangan Suyatni Prihasmoro dengan Nur Wahid harta yang di laporkan ke KPK sebesar Rp. 4,5 milyar. Suyatni lebih kaya di banding pasangannya Nur Wahid. Suyatni Memiliki harta sebesar Rp.3.127.414.521 rupiah bila di gabung dengan kekayaan pasanganya sebesar Rp.1.396.118.062 rupiah kekayaan meraka menempati urutan paling buncit yaitu Rp. 4,5 milyar.

Beny Ardi

 

” Beragam tangapan masyarakat terkait jujur dan tidaknya mereka dalam melaporkan hartanya ke KPK kita kembalikan lagi kepada masing masing kandidat.” ungkap Beni Ardy pegiat anti korupsi di magetan. Ia akan terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan PIlKADA serentak di Jawa Timur mulai dari Pilbub sampai Pilgub mendatang.

Sementara Komisioner KPU Magetan Nursalam di tanya soal LHKPN mengaku masih menunggu penyampaian resmi oleh KPK dalam minggu ini bersama sama kabupaten lain di Jawa Timur termasuk calon Gubernur serentak di tempat yang belum di tentukan jadwalnya. “Sementara kita masih melakukan penelitian administrasi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat LHKPN dari KPK juga sudah turun dan segera kami publikasikan,” katanya. (yan)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.